Pengaruh krim getah jarak pagar (jatropha curcas l.) terhadap penyembuhan luka sayat periode 5 hari pada mencit (mus musculus) yang terinfeksi staphylococcus aureus abstrak jatropha curcas l. mengandung flavonoid dan asam organik seperti saponin dan tannin sebagai antifungi, antiseptik, antiinflamasi dan menjadi alternatif penyembuhan luka sayat. penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari krim getah jarak 10% terhadap luka sayat terinfeksikan staphylococcus aureus (s. aureus) selama periode 5 hari. metode penelitian ini dilakukan dengan mengoleksi getah jarak pagar dan dilakukan proses pembuatan krim. pembuatan luka sayat pada mencit dan pemberian s. aureus. masing-masing kelompok mencit dilakukan perawatan luka terbuka dengan intensitas yang sama yaitu dua kali sehari. hasil penelitian ini dianalisis secara statistik menggunakan analisis of variance (anova) untuk membandingkan panjang penyembuhan luka antara masing masing kelompok untuk menunjukkan bahwa p1, p2 dan p3 berpengaruh nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KRIM GETAH JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PERIODE 5 HARI PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG TERINFEKSI STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : EFIKASI SALEP GETAH JARAK PAGAR 10 % (JATROPHA CURCAS, LINN) DAN SALEP GENTAMISIN 0,1 % TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KULIT MENCIT (MUS MUSCULUS) (Teuku Suriwidiar, 2015)