Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
AZIZTA LUHUR WICAKSONO, PENGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DIMASA PANDEMI COVID-19 (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak azizta luhur wicaksono, 2021 pengulangan tindak pidana pencurian di masa pandemi covid-19 (suatu penelitian di wilayah hukum pengadilan negeri banda aceh) fakultas hukum universitas syiah kuala (vii, 66),pp.,bibl.,tabl.,app. dr. dahlan, s.h., m.hum. pasal 486 kitab undang-undang hukum pidana menyebutkan bahwa"ditambahkan dengan sepertiga, jika yang bersalah ketika melakukan kejahatan, belum lewat lima tahun, sejak menjalani untuk seluruhnya atau sebagian dari pidana penjara yang dijatuhkan kepadanya". akan tetapi ancaman pemberatan hukuman tersebut tidak semata-mata membuat pelaku takut untuk mengulagi kejahatannya. salah satu pengulangan tindak pidana yang paling sering dilakukan ialah pencurian, dimana pandemi covid-19 juga ikut berperan terhadap naiknya angka pengulangan tindak pidana pencurian dalam periode tahun 2019 dan 2020. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi residivis pencurian, pengaruh pandemi covid-19 terhadap peningkatan kasus residivis tindak pidana pencurian, serta upaya yang dilakukan aparat penegak hukum dalam menanggulangi residiv pencurian selama pandemi covid-19 ini terjadi. penelitian skripsi ini menggunakan metode yuridis empiris, data dalam penulisan skripsi ini didapatkan dengan cara mengumpulkan data primer meliputi data penelitian lapangan dengan cara mewawancara responden dan informan dan data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan, tinjauan kepustakaan, serta karya ilmiah. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab residivis melakukan pengulagan tindak pidana pencurian yaitu faktor ekonomi, faktor kesempatan, faktor kesadaran hukum, stigmasisasi masyarakat, sampai dengan faktor kelalaian korban. pandemi covid-19 juga mempengaruhi peningkatan angka pengulangan tindak pidana pencurian. hal ini disebabkan oleh adanya pemberlakuan kebijakan work from home dan sistem pembelajaran secara daring sehingga membuat pendapatan sebagian orang menurun bahkan kehilangan pekerjaan. upaya yang dapat dilakukan dalam rangka menanggulangi pengulangan pencurian yaitu upaya preventif dan upaya represif. upaya preventif seperti mengadakan sosialisasi atau penyuluhan hukum kepada masyarakat dan membentuk unit patroli komando yang bertugas melakukan patroli mobiling rutin. upaya represif yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pembinaan. disarankan kepada aparat penegak hukum agar melakukan kontrol lanjutan terhadap residivis pencurian agar tidak mengulang kembali perbuatannya serta, diperlukan adanya kerjasama yang mendalam antara aparat kepolisian dengan masyarakat dalam mencegah terjadinya pengulangan pencurian.



Abstract



    SERVICES DESK