Sate matang merupakan sate yang berasal dari sebuah kota kecil bernama matang geuleumpang dua di bireuen serta mudah ditemui di tengah-tengah komunitas warga aceh di berbagai kota di tanah air. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan protokol kesehatan terhadap kontaminasi salmonella sp. pada sate matang yang dijual di kota banda aceh. rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan metode cross sectional menggunakan pemilihan sampel secara simple random sampling dari 15 populasi pedagang sate matang dipilih 8 pedagang dengan tiga kali pengulangan, deteksi salmonella sp. pada daging sate matang serta kuisioner dan wawancara untuk mendapatkan informasi. pengamatan dilakukan berdasarkan morfologi koloni salmonella sp. yang ditanam pada media salmonella shigella agar (ssa), hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan data responden dianalisis menggunakan uji fisher’s dan uji odd ratio (or). hasil pengamatan disimpulkan bahwa pengetahuan penjual terhadap protokol kesehatan, penggunaan masker saat penyajian sate matang, menerapkan physical distancing antar pembeli, penggunaan daging yang langsung diolah dan penggunaan daging yang direbus berpengaruh terhadap kontaminasi salmonella sp. pada sate matang di kota banda aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN PENANGANAN SATE MATANG SESUAI PROTOKOL KESEHATAN TERHADAP CEMARAN SALMONELLA SP. DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : KEHIDUPAN PEDAGANG SATE MATANG DI KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN DALAM MENYEKOLAHKAN ANAKNYA (Fery Rinaldi, 2015)
Abstract
Baca Juga : DETEKSI DAN PREVALENSI SALMONELLA SP PADA DAGING AYAM KALASAN DI KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR (KAL KAUSAR, 2020)