Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
CRISTINA NATALIA RAHMAWATI, TINDAK PIDANA PENJUALAN ROKOK TANPA PELEKATAN PITA CUKAI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SIGLI). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak cristina natalia rahmawati, (2021) tindak pidana penjualan rokok tanpa pelekatan pita cukai (suatu penelitian di wilayah hukum pengadilan negeri sigli) fakultas hukum universitas syiah kuala (vi, 56) pp.,bibl.,tabl.,app. (tarmizi, s.h., m.hum.) pasal 54 undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 1995 tentang cukai (uu cukai) menyatakan bahwa “setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar”. pada kenyataanya masih terjadinya tindak pidana penjualan rokok tenpa pelekatan pita cukai di wilayah hukum pengadilan negeri sigli tujuan penulisan skripsi ini ialah untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab, upaya dan kendala dalam mencegah dan menanggulangi tindak pidana penjualan rokok tanpa pelekatan pita cukai. penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yaitu dengan mepelajari kenyataan di lapangan. data pada penelitian skripsi ini diperoleh dari penelitian lapangan melalui wawancara kepada responden dan informan untuk memperoleh data primer, dan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mengkaji dan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku- buku, makalah, serta dokumen yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini. hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, besarnya keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana tersebut, permintaan dari masyarakat terhadap rokok tersebut, rasa gengsi dalam diri masyarakat, penerapan sanksi relatif ringan, serta lemahnya pengawasan. upaya yang dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi tindak pidana tersebut ialah dengan operasi pasar gempur rokok ilegal, sosialisasi melalui media massa, menyediakan layanan informasi melalui media sosial, melakukan penindakan dengan patroli darat, laut, dan udara, mengekspos tuntutan pidana dan putusan pengadilan ke media sosial serta terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan. kendala yang dihadapi adalah masih tingginya resistensi masyarakat terhadap petugas bea dan cukai saat dilakukannya operasi pasar, rasa kepekaan masyarakat masih rendah terhadap tindak pidana tersebut, kesulitan untuk menemukan pelaku utama tindak pidana tersebut dan kurangnya tenaga dalam penyidikan. saran kepada para penjual rokok agar lebih memperhatikan rokok yang diperjual-belikan olehnya dan bagi pedagang yang sudah mengetahui larangan penjualan rokok tersebut sebaiknya tidak mengulanginya kembali.



Abstract



    SERVICES DESK