Latar belakang: karsinoma laring merupakan salah satu kanker yang paling sering terjadi di area kepala leher. epidermal growth factor receptor (egfr) merupakan reseptor tirosin kinase trans-membran dari keluarga erbb, yang memainkan peran penting dalam perkembangan berbagai jenis kanker. salah satu marker yang digunakan pada karsinoma laring adalah protein egfr. tujuan: membandingkan ekspresi egfr serum darah dengan jaringan karsinoma laring. metode: penelitian dengan rancangan deskriptif analitik, dengan desain cross sectional dilakukan dengan melibatkan 10 orang penderita karsinoma sel skuamosa laring sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. data usia, jenis kelamin didapat dari wawancara. gambaran histopatologi jaringan didapat dari pemeriksaan laboratorium histopatologi. stadium kanker berdasarkan gambaran ct scan dan pemeriksaan fisik. ekspresi egfr serum darah dan jaringan kanker didapatkan berdasarkan pemeriksaan elisa hasil: terdapat 10 penderita karsinoma sel skuamosa laring dengan semua subjek berjenis kelamin laki-laki, dengan kategori umur ? 59 tahun sebanyak 50%, ? 59 tahun sebanyak 50%. semua subjek merupakan penderita karsinoma sel skuamosa laring stadium lanjut, dominan merupakan kategori t4n0m0. sebagian besar subjek merupakan tipe moderately differentiated (grade 2). rata-rata ekspresi egfr serum darah adalah 0,0534 ppm. rata-rata ekspresi egfr jaringan kanker adalah 0,149 ppm. kesimpulan: terdapat perbedaan bermakna antara rata-rata ekspresi egfr serum darah dengan jaringan kanker
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN EKSPRESI EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR SERUM DENGAN JARINGAN PADA PENDERITA KARSINOMA SEL SKUAMOSA LARING DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN STADIUM KLINIK PASIEN KANKER SERVIKS UTERI DI BLUD RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE JANUARI 2010- JUNI 2012 (Riska Apriliana, 2023)