Latar belakang: severe acute respiratory syndrome (sars cov-2) dikenal dengan corona virus disease 2019/covid-19. sistem kekebalan tubuh seseorang sangat berperan pada terinfeksinya covid-19. manifestasi klinis yang didapatkan pada pasien berbeda-beda. dikategorikan menjadi tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang dan gejala berat/kritis. hal ini disebabkan sejak awal virus masuk ke dalam tubuh, bereplikasi hingga terjadi fibrosis atau sequele. fibrosis menyebabkan gangguan fungsi paru penyintas covid-19. gambaran spirometri yang didapatkan berupa gambaran restriktif atau gangguan pengembangan paru. metode: penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode crosssectional terha dap 36 penyintas covid-19. sampel diambil secara systematic random sampling. dilakukan spirometri pada partisipan yang ikut dalam penelitian. terdapat perubahan fungsi paru dinilai dari hasil kvp, vep1 dan vep1/kvp. dilakukan uji spearman untuk menilai hubungan antara derajat keparahan dengan fungsi paru berdasarkan hasil spirometri. hasil: hasil penelitian didapatkan penyintas covid-19 yang paling banyak berjenis kelamin laki-laki dengan usia
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FUNGSI PARU PADA PENYINTAS COVID-19 DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN LANJUT USIA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN TERHADAP COVID-19 (AUZAN AL-KAUTSAR, 2021)