Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Dewi Novita, ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM BERKOMUNIKASI ANAK-ANAK USIA 8-12 TAHUN DI TPA AL-IKHLAS GEUCEU MEUNARA, KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak novita, dewi. 2021. analisis tindak tutur dalam berkomunikasi anak-anak usia 8-12 tahun di tpa al-ikhlas geuceu meunara, kota banda aceh. skripsi, jurusan pendidikan bahasa indonesia, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dr. ramli, m.pd. (2) subhayni, s.pd., m.pd. kata kunci: tindak tutur, komunikasi, anak-anak, tuturan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur dalam komunikasi anak-anak usia 8-12 tahun di tpa al-ikhlas geuceu meunara, kota banda aceh. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. adapun sumber data dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 8-12 tahun yang mengaji di tpa al-ikhlas geuceu meunara, banda aceh. teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik menyimak secara bebas, teknik rekam, dan teknik catat. hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dalam komunikasi anak-anak di tpa al-ikhlas terdapat 32 data. dari 32 data tersebut ditemukan 50 tindak tutur yang terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, dan tindak tutur perlokusi. tindak tutur lokusi merupakan tindak tutur yang paling banyak ditemukan, yaitu 21 tindak tutur dengan perincian tujuh tindak tutur lokusi pernyataan, tiga tindak tutur lokusi perintah, dan 11 tindak tutur lokusi pertanyaan. tindak tutur lokusi digunakan oleh penutur untuk memberitahukan informasi, memerintah lawan tutur, dan menanyakan sesuatu kepada lawan tutur. selanjutnya, tindak tutur ilokusi juga merupakan tindak tutur paling banyak. tindak tutur ilokusi juga berjumlah 21 dengan perincian enam ilokusi asertif, enam ilokusi direktif, enam ilokusi ekspresif, dan tiga ilokusi komisif. ilokusi asertif digunakan untuk memberitahukan, melaporkan, mengeluh, dan mengusulkan. lokusi direktif digunakan untuk meminta, menuntut, dan meminjam. lokusi komisif digunakan untuk mengizinkan dan menjanjikan. lokusi ekspresif digunakan untuk berterima kasih, meminta maaf, berbela sungkawa, dan memuji. terakhir, tindak tutur perlokusi merupakan tindak tutur yang paling sedikit. tindak tutur perlokusi hanya ada delapan dengan perincian lima tindak tutur perlokusi verbal, satu tindak tutur perlokusi nonverbal, dan dua tindak tutur perlokusi verbal nonverbal. perlokusi verbal digunakan untuk mempengaruhi, memperingatkan, menolak ajakan, dan tidak mengizinkan. perlokusi nonverbal berupa anggukan kepala dan senyuman. tindak tutur verbal nonverbal yang ditemukan adalah tertawa disertai berbicara.



Abstract



    SERVICES DESK