Natrium silikat atau dikenal dengan waterglass meruakan senyawa kimia berupa padatan atau cairan transparan atau berwana putih. beberapa kegunaan natrium silikat di industri, yaitu bahan pembuatan sabun dan detergen, bahan perekat, pembuatan beton dan semen,serta adsorben. prarancangan pabrik natrium silikat menggunakan pasir silika dan natrium hidroksida sebagai bahan baku utama. proses produksi secara keseluruhan menggunakan wet process dengan konversi reaksi sio2 95%. kapasitas produksi sebesar 45.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan waktu 24 jam/hari. pabrik ini direncanakan didirikan di grogol, kota cilegon, provinsi jawa barat, indonesia dengan luas area pabrik 15.985 m2. bentuk perusahaan yang direncanakan adalah perseroan terbatas (pt) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf (tenaga kerja sebanyak 125 orang). kebutuhan air untuk pabrik berasal dari sungai cibeber dengan laju alir 10217,45 kg/jam, dan untuk kebutuhan listrik diperoleh dari perusahaan listrik negara (pln) cilegon dan generator dengan daya 480,18 kw. hasil analisis ekonomi diperoleh sebagai berikut: 1. fixed capital investment (fci) = rp. 237.282.485.823 2. working capital investment (wci) = rp. 59.320.621.456 3. total capital investment (tci) = rp. 296.603.107.279 4. total production cost (tpc) = rp. 313.680.190.214 5. sales cost (sc) = rp. 457.205.754.195 6. pay out time (pot) = 3,7596 tahun 7. break event point (bep) = 40,05% 8. internal rate of return (irr) = 27,84 %
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM SILIKAT DARI PASIR SILIKA DAN NATRIUM HIDROKSIDA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 45.000 TON/TAHUN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM SILIKAT DARI PASIR SILIKA DAN NATRIUM HIDROKSIDA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 50.000 TON/TAHUN (MUHAMMAD HARIS HIDAYAT, 2023)
Abstract
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM SILIKAT DARI NATRIUM KARBONAT DAN PASIR SILIKA MENGGUNAKAN PROSES DIRECT FUSION DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 50.000 TON/TAHUN (MAWADDAH THIFAL SALSABILA BESTARI, 2020)