Bahasa isyarat merupakan salah satu komunikasi non verbal atau komunikasi non-vokal, di mana tindakan tubuh yang terlihat mengomunikasikan pesan tertentu. dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat mengikuti bentuk wajah dan arah tangan, pergerakan tangan, bibir, tubuh dan ekspresi wajah. hal tersebut dilakukan dengan maksud untuk menyampaikan isi pikiran oleh sang penutur. bahasa isyarat banyak digunakan oleh para tuna rungu dan tuna wicara dalam melakukan komunikasi. pada penelitian ini dilakukan pengenalan isyarat bahasa indonesia berupa isyarat huruf dan angka berdasarkan sistem isyarat bahasa indonesia (sibi) menggunakan teknik pengolahan citra. proses pengenalan isyarat sibi dilakukan menggunakan algoritma surf (speeded up robust features) sebagai metode ekstraksi fitur dan algoritma k-nn (k-nearest neighbor) sebagai metode klasifikasi. hasil pengenalan yang didapatkan menggunakan algoritma surf dan k-nn, dilanjutkan dengan uji akurasi menggunakan k-fold cross validation berdasarkan perolehan nilai error rate untuk masing-masing nilai k. nilai k = 7, k = 8, k = 9, dan k = 10 dipilih karena memiliki nilai error rate terendah di antara nilai k lainnya. uji akurasi pengenalan isyarat bahasa indonesia menggunakan 10-fold cross validation dengan k = 7 didapatkan akurasi tertinggi dengan persentase 90%.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGENALAN GERAKAN ISYARAT BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA SURF DAN K-NEAREST NEIGHBOR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENENTUAN RUTE KENDARAAN MAJEMUK PENJEMPUTAN DAN PENGANTARAN SECARA SIMULTAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NEAREST NEIGHBOUR (STUDI KASUS: PT. PINTOE ACE PRATAMA) (Arisman Vernando, 2017)
Abstract
Baca Juga : PEMANFAATAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) DALAM MENGENALI WAJAH DENGAN FITUR SURF DAN GLCM (Syamsul Bahri, 2019)