Latar belakang: penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di dunia. dilaporkan 17,9 juta orang meninggal tahun 2016, mewakili 31% dari semua kematian global. tingkat keparahan stenosis arterikoroner masih menjadi faktor penting untuk menentukan strategi pengobatan yang optimal. rasio monosit limfosit (rml) sebagai penanda inflamasi sistematis baru terkait dengan peningkatan risiko kardiovaskular. tujuan: untuk menilai hubungan rml dengan tingkat keparahan menggunakan skor gensini pada pasien pjk. metode: penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan metode total sampling dengan desain cross-sectional pada pasien pjk yang menjalani coronary angiography tahun 2019 di rsud dr. zainoel abidin. hasil: terdapat 693 pasien (89,6%) kelompok stenosis dan 80 pasien (10,4%) kelompok normal. rata-rata rml pada kelompok stenosis adalah 0,41 dan kelompok normal 0,27 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN RASIO MONOSIT LIMFOSIT DENGAN TINGKAT KEPARAHAN MENGGUNAKAN SKOR GENSINI PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HUBUNGAN RASIO MONOSIT LIMFOSIT DENGAN TINGKAT KEPARAHAN MENGGUNAKAN SKOR GENSINI PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN (SALWIYADI, 2021)
Abstract
Baca Juga : KORELASI KADAR HOMOSISTEIN SERUM DENGAN DERAJAT KEPARAHAN STENOSIS KORONER SESUAI SKOR SYNTAX II DAN KINERJA JANTUNG PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER (dr. Perdana Liansyah Sihite, 2022)