Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kapasitas fiskal pemerintah kabupaten pidie dengan kota banda aceh selama tahun anggaran 2015-2018, beserta untuk mengetahui penyebab rendahnya kapasitas fiskal pada kedua pemerintah daerah tersebut. kapasitas fiskal daerah diukur berdasarkan formula perhitungan kapasitas fiskal sebagaimana yang telah di atur dalam pmk no. 126/pmk.07/2019 tentang peta kapasitas fiskal daerah. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan data yang dianalisis merupakan data skunder yang diperoleh melalui teknik dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kapasitas fiskal (ikf) kabupaten pidie dengan kota banda aceh sama-sama berada pada kelompok atau kriteria yang “sedang”. rendahnya kontribusi pendapatan asli daerah (pad) terhadap pendapatan daerah dan tingginya belanja pegawai merupakan faktor penyebab ikf kabupaten pidie dan kota banda aceh belum maksimal. kontribusi pad terhadap pendapatan daerah yang rendah berakibat ketergantungan daerah terhadap keuangan dari pusat masih sangat tinggi. kemudian tingginya belanja pegawai berakibat negatif terhadap kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur, sehingga pembangunan dan perkembangan daerah akan terhambat. kata kunci : anggaran pendapatan dan belanja daerah (apbd), kapasitas fiskal daerah, pendapatan asli daerah (pad), dan belanja pegawai.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN KAPASITAS FISKAL PEMERINTAH DAERAH (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE DAN KOTA BANDA ACEH TAHUN ANGGARAN 2015-2018). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH DEFISIT KUMULATIF ANGGARAN, SISA ANGGARAN DAN BESARAN ANGGARAN TERHADAP PERUBAHAN ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA (NAJLA UKHAIRA, 2025)
Abstract
Baca Juga : DISASTER RISK FINANCING AND INSURANCE: EXPLORING THE ROLE OF RISK MANAGEMENT AND FISCAL CAPACITY IN DISASTER-AFFECTED REGIONS (WANTI ANA YUMNA, 2026)