Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hambat bakteri dan organoleptik campuran ekstrak metanol buah pepaya (carica papaya l.) dengan minyak nilam (pogostemon cablin benth.) yang diformulasikan dalam bentuk sediaan masker peel off. penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium ekstraksi maserasi dengan pelarut metanol. data diolah menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan variasi konsentrasi ekstrak buah pepaya (carica papaya l.) adalah 0%, 3%, 6%, 9%, dan 12% serta variasi konsentrasi minyak nilam (pogostemon cablin benth.) ialah 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% dengan 3 pengulangan. hasil pengujian antibakteri menunjukkan zona hambat bakteri yang terbesar terdapat pada perlakuan n5p5, diikuti oleh n5p2, n5p4, n5p3, dan n5p1 masing-masing sebesar 6,8 mm, 6,2 mm, 6,1 mm, 6,0 mm, dan 5,7 mm. hasil pengujian organoleptik menunjukkan bahwa campuran ekstrak pepaya dan minyak nilam memiliki tekstur yang kental, bau khas minyak nilam, dan memiliki daya lekat yang baik pada kulit, tidak terasa panas, serta tidak terasa sakit ketika dikelupas.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FORMULASI DAN ANTIBAKTERI CAMPURAN EKSTRAK METANOL BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DAN MINYAK NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) DALAM BENTUK MASKER PEEL OFF. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH TERAPI MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH) TERHADAP HISTOPATOLOGI PARU MENCIT MODEL ASMA (Shiva Wianda Fahlevi, 2025)