Perusahaaan daerah air minum (pdam) tirta daroy kota banda aceh adalah perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah kota banda aceh yang bertujuan menyediaakan air bersih yang layak bagi warga. operasional pdam sendiri ditunjang oleh subsidi pemerintah dan pembayaran iuran dari konsumen. berdasarkan laporan keuangan pdam terdapat 30 – 40 persen pelanggang tidak membayar biaya tagihan air bersih tepat waktu, dan itu sangat berpengaruh terhadap kinerja pdam dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat. penelitian ini bertujuan untuk melihat factor-faktor apa saja yang kuat mempengaruhi willingnes to pay (wtp) dilihat dari faktor pendidikan, pendapatan, regulasi, promosi serta kepuasan pelanggan. penelitian merupakan penelitian kuantitatif jenis explanatory yang berada dalam wilayah kerja pdam tirta daroy kota banda aceh dengan cakupan 9 (sembilan) kecamatan dan 119 gampong. teknik sampling menggunakan probability sampling jenis simple random sampling yaitu metode penarikan dari sebuah populasi dengan cara tertentu sehingga setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk terpilih atau terambil. untuk menghindari subjektivitas dari sampling maka pengambilan sampel menggunakan pembangkit angka acak (random number generator) dengan jumlah sampling keseluruhan berjumlah 200 sampling. data dianalisis dengan menggunakan uji statistik structural equation modeling (sem) model amos (analysis of moment structure) yang merupakan kombinasi antara analisis faktor dan analisis regresi/korelasi dengan sebelumnya melakukan confirmatory factor analysis (cfa) pada indicator terhadap variable yang ada. hasil uji menunjukkan bahwa willingnes to pay (wtp) dipengaruhi oleh kepuasan pelanggan dan regulasi yang ada; willingnes to pay (wtp) tidak dipengaruhi oleh pendapatan dan tingkat pendidikan pelanggan; willingnes to pay (wtp) tidak dipengaruhi oleh promosi yang dilakuan perusahaan; kepuasan pelanggan tidak dipengaruhi oleh tingkat pendidikan pelanggan; kepuasan pelanggan dan promosi itu sendiri dipengaruhi oleh regulasi/kebijakan yang ada; sementara tidak ada hubungan yang kuat antara pendidikan dan pendapatan pelanggan, karena didapati nilai estimasi loading faktornya > 0.02 dan nilai p nya .978 atau > 0.05. berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa willingnes to pay (wtp) hanya bisa dicapai dengan penerapan regulasi yang baik dan partisipatif serta meningkatnya kepuasan pelanggan. kedua hal tersebut akan mampu meningkatkan kesediaan masyarakat dalam membayar tagihan airnya tepat waktu. sedangkan faktor promosi, tingkat pendidikan dan pendapatan tidak mampu mendorong kemauan pelanggan untuk membayar tagihan air pdam tepat waktu. perusahaan dapat melakukan upaya meningkatkan kepuasan melalui penerapan regulasi dan kebijakan yang baik seiring dengan meningkatnya pendapatan pelanggan. oleh karena itu, perusahaan perlu segera melahirkan kebijakan-kebijakan yang partisipatif. kata kunci : wtp (williness to pay), analisis faktor, pdam kota banda aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KEMAUAN MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR TARIF AIR MINUM PDAM SEKTOR RUMAH TANGGA DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS PENETAPAN TARIF AIR PDAM TIRTA DAROY DI KOTA BANDA ACEH (Yayuk Sukmaidar, 2024)