Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Zukya Rona Islami, ANALISIS TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA TES BUATAN GURU GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2011/2012. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Kata kunci: tingkat kesukaran, daya bede, tes buatan guru tes merupakan alat evaluasi atau penilaian guru untuk mengetahui tingkat pencapaian kompetensi siswa setelah siswa mengikuti pembelajaran.ummunya guru beranggapan, bahwa soal-soal tes yang disusunnya sudah baik tidak perlu perbaikan. maka judul penelitian ini adalah analisis tingkat kesukaran dan daya beda tes buatan guru geografi kelas xi sma negeri 3 banda aceh. rumusan masalah penelitian ini adalah apakah tes buatan guru bidang studi geografi kelas xi yang dilaksanakan di sma negeri 3 banda aceh semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 sudah memenuhi persyaratan tes yang ditinjau dari tingkat kesukaran dan daya beda tes? tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tes buatan guru bidang studi geografi kelas xi yang dilaksanakan di sma negeri 3 banda acch semester ganjil tahun ajaran 20112012 sudah memenuhi persyaratan tes yang ditinjau dari tingkat kesukaran dan daya beda tes. hipotesis dalam penelitian ini adalah soal tes buatan guru geografi di sma negeri 3 banda aceh sudah memenuhi persyaratan sebuah tes yang baik. pegumpulan data penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka, dokumentasi dan observasi. untuk mengolah data digunakan rumus indeks tingkat kesukaran dan indeks daya beda. hasil pengolahan data diperoleh kurang dari setengah (47,5%) 19 butir soal tes buatan guru geografi kelas xi sma negeri 3 banda aceh semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 termasuk kategori soal sedang, i7 butir (42,5%) termasuk kategori soal sukar sukar dan empat butir (10%) termasuk kategori soal mudah. hal ini tidak sesuai dengan persentase tingkat kesukaran tes yang baik, tes yang baik adalah tes yang memiliki 50% soal sedang, 25% soal sukar dan 25% soal mudah. sebagian besar (60% atau 24 butir) memiliki daya beda soal yang jelek. selebihnya delapan butir soal memiliki daya beda sangat jelek, lima butir soal memiliki daya beda cukup dan tiga butir soal memiliki daya beda yang baik. oleh karena itu hipotesis penelitian ini ditolak.



Abstract



    SERVICES DESK