Latar belakang: rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dari pelayanan rawat inap, jalan, dan gawat darurat. tingkat cedera petugas kesehatan di sektor ini sama dengan atau lebih tinggi daripada di industri lain yang secara umum dianggap berbahaya. bahaya atau ancaman diklasifikasikan menjadi biologis, fisik, ergonomis, bahan kimia, dan risiko psikologis. perlindungan terhadap risiko keselamatan dan kesehatan kerja di rs harus menjadi perhatian utama sebagai upaya peningkatan produktifitas kerja yang berimplikasi pada mutu pelayanan di rs tersebut. hal ini mendorong peneliti untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan sikap petugas kesehatan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di rsud meuraxa jika ditinjau dari segi unit kerja, lama kerja, tingkat pendidikan, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (k3rs), kapasitas kerja dan beban kerja.tujuan: mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan sikap petugas kesehatan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di rsud meuraxa. metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. hasil: terdapat hubungan antara lama kerja, unit kerja, beban kerja, tingkat pendidikan, dan pelatihan kerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. kesimpulan: faktor risiko yang paling berpengarug terhadap keselamatan dan kesehatan kerja adalah unit kerja di rawat inap.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MEURAXA ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MEURAXA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : GAMBARAN PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT KOTA BANDA ACEH (RAHMI SAFITRI, 2021)