Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Nahda Djakfar, ANALISIS FAKTOR PENYEBAB GIZI KURANG PADA ANAK BALITA DL DESA TIBANG KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Kata kunci : gizi kurang dan balita gizi kurang adalah disebabkan karena tubuh kekurangan satu atau beberapa zat gizi yang dibutuhkan balita, yaitu kurang kalori protein, kekurangan vitamin a, kekurangan zat besi, dan kekurangan zat yodium. tujuan penelitian ini yaitu untuk : (l) mengetahui pola makan anak balita yang menderita gizi kurang dan gizi buruk; (2) mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya gizi kurang dan gizi buruk pada balita; (3) mengetahui upaya-upaya yang dilakukan ibu balita terhadap anak yang menderita gizi kurang dan gizi buruk. metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. hasil penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data jawaban responden sesuai dengan prosedur penelitian kualitatif. berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa, sebahagian besar atau lima orang ibu balita kurang mengetahui gizi yang baik, sedangkan dua orang lainnya menyatakan mengetahui gizi yang baik untuk balita. pola makan anak balita yang menderita gizi kurang dan gizi buruk di desa tibang kecamatan syiah kuala banda aceh, seluruh responden menyatakan menggunakan pola makan empat sehat yang terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran dan buah-buahan. faktor-faktor penyebab terjadinya gizi kurang dan gizi buruk pada balita, lima orang responden menyatakan karena kurangnya pengetahuan tentang zat-zat gizi yang dibutuhkan anak balita. di samping itu disebabkan karena penghasilan yang dimiliki oleh responden kurang dari satu juta rupiah per bulannya, sedangkan jumlah tanggungannya empat sampai lima orang. upaya-upaya yang dilakukan ibu balita terhadap anak yang mengalami gizi kurang dan gizi buruk yaitu membawa anak balita ke posyandu yang dinyatakan oleh tiga orang responden dan empat orang responden menjawab membawa ke puskesmas. selanjutnya responden tidak memberikan makanan yang bergizi dan tidak mengikuti penyuluhan mengenai informasi perkembangan gizi anak balita yang dinyatakan oleh enam orang responden dan satu orang responden memberikan makanan yang bergizi dan mengikuti penyuluhan mengenai informasi perkembangan gizi anak balita.



Abstract



    SERVICES DESK