Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga kacang kedelai, harga barang pengganti, pendapatan dan jumlah penduduk terhadap permintaan kacang kedelai di provinsi aceh. jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk (time series) dari tahun 1990 sampai dengan tahun 2011, meliputi variabel pendapatan per kapita, harga dan permintaan kacang kedelai yang diperoleh dari instansi terkait seperti badan pusat statistik (bps) banda aceh, kantor perdagangan dan perindustrian dan kantor - kantor lainnya serta dari berbagai sumber dan literatur lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini. berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa baik secara simultan maupun secara parsial harga kacang kedelai, harga kacang tanah, jumlah penduduk dan pendapatan perkapita penduduk berpengaruh signifikan terhadap permintaan kacang kedelai di provinsi aceh. berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa variabel harga kacang kedelai berpengaruh negatif terhadap permintaan kacang kedelai. harga kacang tanah, pendapatan perkapita dan jumlah penduduk berpengaruh positif terhadap permintaan kacang kedelai di provinsi aceh. hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk menjadi faktor dominan yang mempengaruhi permintaan kacang kedelai, oleh karenanya peningkatan persediaan kacang kedelai harus dilihat keterkaitannya dengan pertambahan jumlah penduduk di provinsi aceh yang semakin meningkat. kata kunci : kacang kedelai, harga barang pengganti, pendapatan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KACANG KEDELAI DI PROVINSI ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK ETANOL KACANG KEDELAI (GLICYNE MAXX (L.) MERR.) TERHADAP PEMBENTUKAN LEBAR KALUS PADA PROSES PENYEMBUHAN FRAKTUR TULANG PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR (Fikri Akbar, 2016)
Abstract
Baca Juga : SUBSTITUSI PARSIAL TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG KACANG KEDELAI (GLYCINE MAX L) DALAM PEMBUATAN KULIT CREPE (KUEDADAR) (Elliza Zainal, 2024)