Studi ini menguji pengaruh remitansi dan variabel makro lainnya terhadap kemiskinan di beberapa negara asia tenggara atau asean-4 (yaitu, indonesia, malaysia, thailand, dan filipina) selama periode 1991 hingga 2019 menggunakan model panel autoregressive distributed lag (ardl). penelitian ini menunjukkan bahwa remitansi dan pengangguran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengurangan kemiskinan dalam jangka panjang. sementara itu, pertumbuhan ekonomi dan koefisien gini ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap pengentasan kemiskinan dalam jangka panjang. kecepatan penyesuaian akibat guncangan dalam jangka pendek dipulihkan dalam delapan bulan ke ekuilibrium jangka panjang. hasil kami menekankan bahwa kemiskinan di asean-4 harus diatasi dengan kebijakan makroekonomi yang pragmatis, terutama kebijakan yang mempengaruhi pendapatan (penduduk miskin) secara langsung. selain itu, dengan adanya kontribusi nyata dari remitansi, penguatan kerjasama internasional terkait pekerja migran juga penting dilakukan secara konsisten guna mempercepat proses pengentasan kemiskinan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH REMITANSI TERHADAP KEMISKINAN DI ASEAN-4. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH TENAGA KERJA INDONESIA DI LUAR NEGERI DAN REMITANSI TERHADAP PDB PER KAPITA DI INDONESIA (ADE EKA AFRISKA, 2018)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH TINGKAT INFLASI, URBANISASI DAN PENGANGGURAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI 5 NEGARA ASEAN (MUHAMMAD RISQULLAH CAESAR, 2025)