Pencemaran ion logam besi (fe2+) dalam air tanah masih menjadi salah satu masalah utama dalam penanganan air bersih. adsorpsi dipercaya sebagai teknik yang paling efektif dalam menyingkirkan logam besi di dalam air. penelitian ini bertujuan untuk untuk menginvestigasi pengaruh sifat magnetik berupa rasio magnetit (2% dan 5% (b/b) fe3o4) terhadap adsorben, jenis adsorben yaitu clay, bentonite, dan zeolite-based monolith (mcm, mbm, dan mzm) dan parameter adsorpsi berupa konsentrasi awal ion larutan terhadap kemampuan adsorpsi dan mekanisme kinetika penjerapan ion fe2+. hasil penelitian menunjukkan mbm sebagai adsorben dengan efisiensi adsorpsi tertinggi yaitu 89% pada komposisi magnetit 5% (b/b). ketiga jenis adsorben mengikuti model isoterm langmuir non-linear yang menyatakan terjadinya adsorpsi secara fisika di permukaan adsorben monolayer dan bersifat homogen. berdasarkan data hasil penelitian didapatkan kapasitas monolayer maksimum (qm) pada adsorben mbm dengan magnetit 5% sebesar 0,238 mg/g dan nilai kl tertinggi 10,122 l/mg. kinetika adsorpsi dari adsorben mcm, mbm, dan mzm pada konsentrasi larutan 2 mg/l dan 4 mg/l mengikuti model kinetik pseudo-orde-satu non-linear dengan laju adsorpsi (k1) berturut-turut sebesar 0,022; 0,022; 0,019 min-1 dan 0,016; 0,015; 0,014 min-1.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ADSORPSI LOGAM BESI (II) MENGGUNAKAN ADSORBEN MAGNETIK CLAY/ZEOLIT-CLAY/BENTONIT-BASED MONOLITH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PREPARASI DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT BENTONIT-SELULOSA SEBAGAI ADSORBEN LOGAM CR(VI) (Eka Nadia, 2024)
Abstract
Baca Juga : ADSORPSI ZAT WARNA NAPHTHOL BLUE BLACK (NBB) MENGGUNAKAN BENTONIT TERMODIFIKASI ASAM AMINO TRIPTOFAN (Febriani, 2022)