Nama : ayuni zasmita nomor induk ma hasiswa : 0901101010020 fakultas/jurusan : ekonomi/ekonomi pembangunan judul skripsi : ketimpangan antar wilayah di provinsi aceh: analisis konvergensi konsentrasi : ekonomi regional pembimbin : dr. aliasuddin, s.e, m.si tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ketimpangan pendapatan per kapita dan kecenderungan divergensi pendapatan per kapita di wilayah aceh.data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder.model analisis yang digunakan adalah indeks williamson, sedangkan model untuk menghitung konvergensi digunakan koefisien beta konvergensi. dari hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat ketimpangan pendapataan paling rendah terdapat di kabupaten aceh tengah,urutan kedua adalah kabupaten aceh utara,urutan ketiga kabupaten pidie, urutan keempat adalah kabupaten aceh tenggara,urutan kelima kabupaten aceh selatan dan urutan keenam adalah kabupaten aceh barat.hasil nilai konvergensi beta menunjukkan bahwa kabupaten aceh tenggara,pidie,aceh selatan, aceh barat, aceh tengah dan aceh utara bernilai positif merupakan cerminan terjadinya divergensi atau kecenderungan terjadinya peningkatan disparitas pdrb per kapita di wilayah aceh. divergensi ini diduga mengikuti pola kurva kuznet. keseimbangan pembangunan antarkabupaten harus dipertahankan agar tidak terjadi perbedaan kemajuan ekonomi antarkabupaten yang pada akhirnya juga akan berdampak terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat masing-masing kabupaten dan juga pemerintahan harus melakukan upaya signifikan untuk mengurangi tingkat ketimpangan pembangunan antardaerah agar menimbulkan gejolak sosial di masing-masing wilayah dalam provinsi aceh kata kunci : ketimpangan, konvergensi, divergensi, pdrb aceh
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KETIMPANGAN ANTAR WILAYAH DI PROVINSI ACEH : ANALISIS KONVERGENSI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR WILAYAH DI PROVINSI ACEH (Muhammad Abrar, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KONVERGENSI PERTUMBUHAN EKONOMI PASCA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI INDONESIA (Nasir, 2019)