Abstrak kesehatan merupakan hak dasar yg dimiliki setiap manusia, di mana setiap orang berhak untuk memperoleh pelayanan kesehatan, pasal 22 ayat (1) qanun no. 4 tahun 2010 telah disebutkan bahwa “pemerintah aceh bertanggung jawab menciptakan, memelihara, dan mengembangkan sebuah sistem kesehatan dalam meningkatkan kesehatan ibu, bayi, dan anak di bawah usia lima tahun serta usia lanjut.” kabupaten aceh jaya merupakan salah satu kabupaten dengan angka stunting yang tinggi. untuk mengurangi angka stunting pemerintah aceh jaya telah menginisiasikan program saweu ureueng saket (sus) yang berlandaskan pada peraturan bupati no. 58 tahun 2016 tentang pedoman pelayanan kesehatan ke rumah menuju aceh jaya sehat. namun program ini belum maksimal menurunkan angka stunting secara keseluruhan di kabupaten aceh jaya, oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian terhadap program tersebut. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan program sus di kabupaten aceh jaya dalam menangani kasus stunting dan faktor penghambat pelaksanaan program sus di kabupaten aceh jaya dalam menangani kasus stunting. metode penelitian skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian lapangan berdasarkan observasi, wawancara dengan informan terkait, dokumentasi, serta literatur. analisis dilakukan dengan merujuk pada teori pelayanan publik dan teori implementasi kebijakan. dari hasil penelitian ditemukan bahwa program ini masih belum maksimal dalam menangani kasus stunting, pada tahun 2019 angka stunting di sepuluh puskesmas turun sangat signifikan, akan tetapi terdapat kenaikan angka stunting di dua puskesmas dari total dua belas puskesmas. dalam menjalankan program sus hambatan yang ditemui adalah kurangnya ketersediaan sumber daya manusia (sdm) baik dari segi kuantitas maupun kualitas, kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat yang masih acuh tak acuh. disarankan kepada pemerintah aceh jaya agar dapat meningkatkan sdm dan mengajak masyarakat agar lebih perduli serta hadir dalam kegiatan posyandu guna mengurangi angka kasus stunting di aceh jaya. kata kunci : saweu ureueng saket, kasus stunting abstract health is a basic right that every human being has, where people have the right to get health services, article 22 paragraph (1) qanun no. 4 of 2010 has stated that “the government of aceh is responsible for creating, building and developing a health system in improving the health of mothers, babies and children under the age of five and the elderly. "aceh jaya regency is one of the districts with a high stunting rate. to reduce stunting, the government of aceh jaya has initiated the saweu ureueng saket (sus) program which is based on regent regulation no. 58 of 2016 concerning guidelines for home health services towards healthy aceh jaya. however, this program has not maximally reduced the overall stunting rate in aceh jaya district, therefore it is necessary to conduct research on the program. the purpose of this thesis is to analyze and analyze the sus program in aceh jaya regency in the case of disruptors and the inhibiting factors for the implementation of the sus program in aceh jaya regency in the case of stunting. this thesis research method uses a qualitative approach with descriptive research type. the data in this study were obtained from research based on observations, interviews with related information, documentation, and literature. the analysis is carried out by implementing the public criteria theory and policy theory. from the results of the study, it was found that this program was still not optimal in cases of stunting, in 2019 the stunting rate in ten puskesmas fell very significantly, but there was an increase in stunting rates in two puskesmas out of a total of twelve puskesmas. in running the sus program, the obstacles encountered are the lack of human resources (hr) both in terms of quantity and quality, lack of awareness and concern for the people who are still indifferent. it is recommended that the aceh jaya government be able to increase human resources and invite the public to be more concerned about and attend posyandu activities to reduce the number of stunting cases in aceh jaya. keywords: saweu ureueng saket, stunting case
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PROGRAM SAWEU UREUENG SAKET DALAM PENANGANAN KASUS STUNTING OLEH PEMERINTAH KABUPATEN ACEH JAYA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : MANAJAEMEN KASUS STUNTING BERBASIS WILAYAH ACEH BESAR (ANALISIS PROGRAM INTERVENSI STUNTING DI PUSKESMAS) (Siti Shaliha, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISA TERHADAP PROGRAM PENURUNAN STUNTING: TANTANGAN DAN UPAYA AGEN (STUDI KASUS PUSKESMAS UTEUN PULO KECAMATAN SEUNAGAN TIMUR KABUPATEN NAGAN RAYA) (MEUTIA NUR MARZIAH AZMAN, 2025)