Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Hafidhah Afriana, EFIKASI DOSIS BIJI NIMBA (AZADIRACHTA INDICA) DENGAN BERBAGAI BENTUK FORMULASI UNTUK MENGENDSLIKAN HAMA SITOPHILUS ORYZAE PADA BERAS DI PENYIMPANAN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak: beras merupakan komoditi utama masyarakat indonesia yang memiliki peran yang sangat strategis dalam ketahanan pangan nasional dan ketahanan ekonomi. salah satu hama yang menyerang beras di penyimpanan adalah kutu beras sitophilus oryzae l. serangan hama ini menyebabkan butiran beras berlubang-lubang kecil, sehingga mudah pecah dan hancur menyerupai tepung. penggunaan pestisida sintetis berdampak negatif terhadap lingkungan, meningkatkan risiko kemandulan, keguguran dan dapat menyebabkan bayi cacat. oleh sebab itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan pestisida nabati. beberapa tumbuhan diketahui memiliki potensi sebagai pestisida nabati salah satunya adalah nimba (azadirachta indica). tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas bentuk formulasi biji nimba dengan berbagai dosis aplikasi dalam kemasan kantong teh untuk mengendalikan s.oryzae pada beras di penyimpanan. penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (ral) pola non faktorial. perlakuan yang diuji bentuk formulasi biji nimba dengan berbagai dosis aplikasi yaitu tanpa perlakuan, serbuk halus 5 gram, serbuk halus 10 gram, serbuk kasar 5 gram, serbuk kasar 10 gram, biji utuh 5 gram dan biji utuh 10 gram. masingmasing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. peubah yang diamati mortalitas imago s. oryzae, gejala kerusakan beras, jumlah imago s. oryzae f1 yang muncul, dan persentase kerusakan beras. hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biji nimba dalam kemasan kantong teh dengan berbagai dosis berpotensi mengendalikan hama s. oryzae di penyimpanan. mortalitas s. oryzae tertinggi serbuk halus 10 gram sebesar 38% dan terendah biji utuh 5 gram sebesar 4%. imago f1 s. oryzae yang muncul terendah sebanyak 16,4 imago pada perlakuan serbuk halus 10 gram dan tertinggi sebanyak 46 imago pada perlakuan biji utuh 5 gram. persentase ix kerusakan beras tertinggi sebesar 8,38% dijumpai pada perlakuan biji utuh 5 gram dan terendah sebesar 2,22% pada perlakuan serbuk halus 10 gram.



Abstract



    SERVICES DESK