Abstrak penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana implikasi petisi online change.org sebagai media baru dalam mengadvokasi kebijakan publik rkuhp (rancangan kitab undang-undang hukum pidana) dan uu md3 (undang-undang mpr, dpr, dprd, dan dpd) dengan menggunakan kerangka konsep ultimate dan intermediate effectiveness oleh martin dan kracher. taktik protes online berhasil secara ultimate jika mencapa perubahan kebijakan, sedangkan berhasil secara intermediate jika mencuri perhatian pembuat kebijakan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif ekplanatif. subjek penelitian pada penelitian ini adalah platform petisi online change.org. objek penelitian yang digunakan adalah implikasi platform petisi online change.org terhadap kebijakan public uu md3 dan rkuhp. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi studi pustaka dan observasi. analisis data menggunakan metode alir meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa platform petisi online change.org yang didukung dengan aktivitas advokasi lain seperti advokasi media, kampanye online dan offline, lobi, pengorganisasian, dan event dinilai berimplikasi secara intermediate dalam mengadvokasi kebijakan publik dan akan berimplikasi secara ultimate jika mendapat respon yang positif dari pembuat kebijakan. keberhasilan secara intermediate menjadi faktor yang mendukung dan mentukan keberhasilan secara ultimate. kata kunci: petisi online, change.org indonesia, advokasi kebijakan, media baru abstract this research aims to see how the implications of change.org's online petition as a new media in advocating for public policy rkuhp (draft criminal code) and md3 law (mpr, dpr, dprd, and dpd laws) using a conceptual framework and effectiveness. medium by martin and kracher. online protest tactics work when policies change, whereas policies work when they are policies. this study uses an explanative qualitative approach. the research subject in this study was the change.org online petition platform. the object of research used is the implications of change.org's online petition platform for the public policy of the md3 law and the rkuhp. data collection was carried out using literature study documentation and observation techniques. data analysis using flow methods including data reduction, data presentation, and interesting. the results showed that change.org's online petition platform supported by other advocacy activities supported by advocacy media, online and offline campaigns, lobbying, organizing, and events have intermediary implications in advocating for public policy and will have the ultimate implication of getting a positive response from policy maker. success is a factor that supports and determines the ultimate. keywords: online petitions, change.org indonesia, policy advocacy, new media.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IMPLIKASI PETISI ONLINE PLATFORM CHANGE.ORG SEBAGAI MEDIA BARU TERHADAP KEBIJAKAN RKUHP (RANCANGAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA) DAN UU MD3 (UNDANG-UNDANG MPR, DPR, DPRD, DPD). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : REFORMULASI KETENTUAN PIDANA PADA TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA ONLINE DALAM PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI (RAHMAT FADLI, 2018)
Abstract
Baca Juga : PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KASUS PELAJAR YANG MENINGGAL AKIBAT MENGIKUTI MASA ORIENTASI SISWA (MOHD ANDALUSIA MASRI, 2016)