Kesejahteraan yaitu upaya menentaskan masyarakat dari kemiskinan, namun saat suami tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan keluarga maka istri ikut scrta dalam membantu sehingga mereka memiliki tanggung jawab besar antara membantu rumah tangga dan membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dengan bekerja pada industri batu-bata demi tercapainya keluarga scjahtera. keluarga sejahtera dapatdilihat dari beberapa indikator yaitu (1. kebutuhan dasar: sandang, pangan, papan. 2. kebutuhan psikologis: pendidikan, rekreasi dan transportasi. 3. kebutuhan pengembangan: tabungan, dan pendidikan khusus). tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menggambarkan sosial ekonomi perempuan pekerja, menjelaskan sistem upah yang berlaku, penggunaan pendapatan yang diterima untuk pemenuhan kebutuhan keluarga dan untuk mengetahui tingkat kescjahcraan keluarga perempuan pekerja industri batu-bata penelitian ini menggunakan pendekatan keluarga sejahtera. teknik pengumpulan data dengan cara studi kepustakaan, wawancara, dan observasi. jumlah responden penelitian adalah 55 orang terdiri dari 50 responden perempuan pekerja dan 5 pemilik industribatu-bata. lokasi penelitian adalah kecamatan darussalam, aceh besar, dimulai dari bulan desember 2011 -- januari 2012. hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pekerja industri batu-bata tergolong dalam keluarga scjahtera i karena keluarga yang kondisi ekonominya baru bisa memenuhi kebutuhan dasarnya secara minimal, tapi belum mampu memenuhi kebutuhan psikologisnya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONTRIBUSI PEREMPUAN PEKERJA INDUSTRI BATU-BATA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PROFIL PEREMPUAN PEKERJA BATU BATA DIMEUNASAH PAPEUN KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Khairunnisa, 2018)
Abstract
Baca Juga : STUDI KELAYAKAN INDUSTRI BATU BATARNRNSTUDI KASUS PADA SALAH SATU PABRIK BATU BATA BUNGKAH, MUARA BATU (Fauzi, 2024)