Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Fifi Mulyani, PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA MATERI TATA NAMA SENYAWA KIMIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MAN 3 BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2014

Abstrak kata kunci : metode, mind mapping, tata nama senyawa kimia telah dilakukan penelitian “penerapan metode mind mapping pada materi tata nama senyawa kimia pada kelas x man 3 banda aceh tahun ajaran 2013/2014”, dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar, karya, aktivitas, dan tanggapan siswa terhadap penerapan metode mind mapping yang di gunakan dalam pembelajaran. penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. sampel penelitian ini yaitu siswa kelas x-2 sebanyak 26 orang. pengumpulan data dilakukan melalui tes tulis, karya mind mapping, observasi aktivitas, dan angket tanggapan siswa. berdasarkan hasil tes objektif yang diberikan setelah pertemuan berakhir dengan persentase mencapai 61,53% menunjukkan bahwa hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan secara klasikal, nilai hasil karya mind mapping siswa berurutan untuk kelompok satu, dua, tiga, empat, dan lima berbeda-beda yaitu 69,44; 80,56; 0; 63,89; dan 75%. kelompok satu, dua dan lima menunjukkan persentase karya yang baik, sedangkan untuk kelompok empat masih kategori cukup. hasil observasi aktivitas siswa pada pertemuan i menunjukkan kategori cukup yaitu 60,22%, namun pada pertemuan ii persentase aktivitas siswa meningkat sebesar 66,66%, sehingga termasuk kategori baik. tanggapan siswa terhadap penerapan metode mind mapping pada materi tata nama senyawa kimia menunjukkan respon positif dari keempat tanggapan tersebut, sebesar 69,70% tanggapan (setuju) dan 10,09% (sangat setuju), sedangkan tanggapan negatif sebesar 1,92% (sangat tidak setuju) dan 18,26% (tidak setuju). dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping pada materi tata nama senyawa kimia belum mencapai ketuntasan hasil belajar secara klasikal, hasil karya lebih baik, dan aktivitas belajar siswa masih kategori cukup pada pertemuan pertama dan baik pada pertemuan kedua.



Abstract



    SERVICES DESK