Pertumbuhan ekonomi merupakan tujuan pembangunan yang ingin dicapai oleh setiap negara. semakin tinggi pertumbuhan ekonomi yang berhasil diperoleh suatu negara, maka akan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. untuk mengukur pertumbuhan ekonomi dapat menggunakan nilai produk domestik regional bruto. produk domestik regional bruto dipengaruhi oleh jumlah pengangguran, tingkat inflasi dan upah minimum provinsi. akan tetapi terdapat kesenjangan antara teori hubungan jumlah pengangguran, inflasi dan upah minimum provinsi terhadap produk domestik regional bruto dengan kondisi yang terjadi di provinsi aceh. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengangguran, inflasi dan upah minimum provinsi terhadap produk domestik regional bruto di provinsi aceh.. penelitian ini menggunakan data sekunder dari tahun 2009-2018. peneliti menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif dengan model persamaan regresi linear berganda sederhana menggunakan metode ols. hasil penelitian ini menujukkan bahwa jumlah pengangguran dan inflasi mempunyai hubungan negatif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap pdrb di provinsi aceh. upah minimum provinsi (ump) mempunyai hubungan yang negatif terhadap produk domestik regional bruto di provinsi aceh dan berpengaruh signifikan terhadap produk domestik regional bruto di provinsi aceh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN, INFLASI DAN UPAH MINIMUM PROVINSI TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH INFLASI TERHADAP NILAI TUKAR PETANI DI INDONESIA (YARHAM MULYAWAN, 2022)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH MIGRASI, INFLASI, DAN UPAH MINIMUM REGIONAL (UMR) TERHADAP PENGANGGURAN KOTA BANDA ACEH (DWIKA ASHIFA PUTRI, 2018)