Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Hisbul Bahri, POTENSI PERASAN KIRINYUH (CHROMOLAENA ODORATA (L.) SEBAGAI BIOHERBISIDA PADA TANAMAN KEDELAI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Hisbul bahri/1405101050002 “potensi perasan kirinyuh (chromolaena odorata (l.) sebagai bioherbisida pada tanaman kedelai” y ang dibimbing oleh prof. dr. ir. hasanuddin, m.s sebagai pembimbing utama dan dr. ir. gina erida , m.si sebagai pembimbing anggota. ringkasan penggunaan bioherbisida dengan dosis yang berbeda dan waktu aplikasi yang berbeda dapat memberikan pengaruh terhadap hasil tanaman kedelai. kirinyuh (chromolaena odorata(l.). penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis dan waktu aplikasi perasan kirinyuh yang tepat terhadap komponen hasil dan hasil kedelai. penelitian ini dilakukan di balai pengkajian teknologi pertanian aceh (bptp) dan laboratorium pengelolaan gulma, fakultas pertanian, universitas syiah kuala, banda aceh. penelitian ini berlangsung dari bulan mei - agustus 2019. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. faktor pertama adalah dosis aplikasi perasan kirinyuh terdiri 4 taraf yaitu d0 = 0 ton 1 , d 1 = 8 ton ha 1 , d 2 = 16 ton ha 1, d3 = 24 ton ha 1 dan faktor kedua adalah waktu aplikasi dengan 3 taraf perlakuan yaitu w 1= saat tanam, w2= 7 hst dan w3= 14 hst sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan. peubah yang diamati yaitu jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 butir dan hasil biji kering. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis perasan kirinyuh berpengaruh terhadap bobot biji per tanaman, bobot 100 butir dan hasil biji kering. perasan kirinyuh pada dosis 24 ton ha -1 berpotensi dapat meningkatkan bobot biji per tanaman, bobot 100 butir dan hasil biji kering. waktu aplikasi berpengaruh terhadap jumlah biji per tanaman. waktu aplikasi pada saat tanam berpotensi dapat meningkatkan jumlah biji per tanaman. tidak terdapat interaksi antara dosis dan waktu aplikasi perasan kirinyuh terhadap jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 butir dan hasil bjii kering.



Abstract



    SERVICES DESK