Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
AINUN RINDA NURSANDY, KENDALA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING PELAJARAN KIMIA DI TIGA SMAN KOTA BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2020/2021. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran daring pada pelajaran kimia tingkat sma di tiga sekolah kota banda aceh serta kendalanya. jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. populasi penelitian adalah seluruh guru kimia dan peserta didik kelas xi di sman yang berada di kota banda aceh. sampel penelitian adalah 2 orang guru kimia dan 30 orang peserta didik kelas xi dari masing-masing sma negeri 3 banda aceh dan sma negeri 12 banda aceh, serta 1 orang guru kimia dan 15 orang peserta didik kelas xi di sma negeri 16 banda aceh. teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. data dikumpulkan dengan wawancara, penyebaran angket melalui google form, dan dokumentasi. analisis data berpedoman pada teknik analisis miles dan huberman. hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran kimia secara daring dilakukan sesuai dengan jadwal pada masing-masing sekolah. aplikasi yang digunakan pada pembelajaran daring adalah whatsapp, microsoft office 365, dan zoom. berdasarkan analisis angket urutan kendala guru dalam melaksanakan pembelajaran daring adalah jaringan internet kurang stabil (76%), penggunaan aplikasi yang sulit (64%), terbatasnya kuota internet (60%), dan menghabiskan banyak waktu (56%). hasil wawancara dengan guru diperoleh informasi kendala pembelajaran daring yaitu peserta didik kurang antusias mengikuti pembelajaran daring, tidak bisa melaksanakan praktikum kimia, sulit untuk memberikan pemahaman materi hitungan kimia, sulit mengkoordinir peserta didik, dan kurang dapat menilai peserta didik secara objektif. kendala yang dihadapi peserta didik yaitu sulit memahami materi kimia secara daring (86%), terbatasnya kuota internet (76%), kurangnya waktu diskusi dengan guru (66%), tugas yang harus diselesaikan terlalu banyak (64%), menghabiskan banyak waktu (62%), materi yang diberikan tidak lengkap (59%), dan penggunaan aplikasi yang sulit (57%). secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran daring sudah berjalan dengan baik sesuai arahan dari kebijakan pemerintah meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya.



Abstract



    SERVICES DESK