Bawang merah (allium ascalonicum l.) merupakan salah satu jenis sayuran yang dibudiyakan secara tradisional oleh petani terutama di kecamatan simpang tiga kabupaten pidie. bawang merah jenis tanaman yang memiliki cita rasa yang khas dan beradaptasi baik dilahan kering dan rendah. petani dalam mengelola usahatani bawang merah organik tanpa menggunakan pupuk kimia dan pestisida. sedangkan pengelolaan usahatani bawang merah anorganik sebaliknya. hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani bawang merah anorganik lebih tinggi dari pada pendapatan petani bawang merah organik. dikarenakan jumlah produksi bawang merah anorganik lebih banyak dari bawang merah organik. berdasarkan regeresi linier berganda menunjukkan luas garapan, tenaga kerja. pengalaman, pendidikan, pupuk organik dan pupuk anorganik berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani bawang merah organik dan anorganik.. kata kunci : bawang merah. produksi, pendapatan, organik, anorganik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L) DI KECAMATAN BANDA BARO, KABUPATEN ACEH UTARA (DAHLIANAWATI, 2020)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PEMASARAN BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA) DI DESA LAM MANYANG KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR (Nurida Arafah, 2017)