Seni mural merupakan salah satu bentuk komunikasi visual yang memiliki pesan tersembunyi dibalik tampilan gambarnya. pesan ini tidak selalu dapat dipahami oleh komunikan, sehingga diperlukan penjelasan seperti penelitian ini untuk mendeskripsikan maksudnya. sebuah mural dibedakan sesuai dengan tema yang ditampilkan. salah satu temanya adalah pesan keselamatan jalan. mural ini terdapat pada tiga halte bus trans koetaradja, yaitu halte gunongan, kerkhof, dan taman budaya. ketiga halte ini berlokasi di pusat kota dan merupakan fasilitas umum yang banyak dilihat oleh masyarakat. oleh karena itu peneliti menganilis seni mural pada halte tersebut untuk mencari tahu bagaimana bentuk pesan keselamatan jalan yang terdapat di dalamnya. penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis semiotika charles sanders pierce yang memperkenalkan model triadik, terdiri dari representment yang merupakan bentuk awal tanda, object mengacu pada tanda, dan interpretant sebagai makna tanda untuk menganalisis dan menemukan makna dari tanda. penelitian ini menghasilkan pesan keselamatan jalan yang terlihat dari unsur manusia, kendaraan, jalan, dan lingkungan yang terdapat di dalam gambar mural. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesan keselamatan jalan terlihat dari gambar mural yang melambangkan representasinya, masing-masing bentuk dalam gambar menjadi objeknya dan maknanya memiliki hubungan satu sama lain yang merupakan pesan keselamatan jalan berupa ajakan untuk mematuhi aturan lalu lintas. hal ini dimaksudkan untuk mengurangi angka kecelakaan jalan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PESAN KESELAMATAN JALAN DALAM SENI MURAL DI HALTE BUS TRANS KOETARADJA (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS SEMIOTIKA PESAN-PESAN OPTIMISME DALAM FILM SANG PEMIMPI (Muhammad Redha A, 2017)