Cemaran mikroba pada ikan berpotensi menyebabkan penurunan mutu produk dan menimbulkan penyakit pada manusia. cemaran mikroba bisa terjadi pada setiap tahap pengolahan ikan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka lempeng total mikroba dan coliform pada setiap tahap pengolahan ikan bandeng (chanos chanos) tanpa duri. sampel yang digunakan yaitu 9 ikan bandeng yang dibagi menjadi 3 perlakuan berdasarkan tahapan pengolahan yaitu tahapan bahan baku (ikan segar), tahapan pencabutan duriikan dan tahapan pengolahanikan.data hasil pemeriksaan dianalisis menggunakan analysis of variance (anova). parameter yang diamati yaitu jumlah koloni yang tumbuh pada media plate count agar (pca) dan metode most probable number (mpn) ditanam dalam media lactose broth (lb), diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37º c. hasil menunjukan bahwa cemaran alt paling tinggi terdapat pada tahap pencabutan duri yaitu dengan rata-rata 3,8 cfu/g namun angka tersebut tidak melebihi batas standar dan paling rendah pada tahap pembakaran dan ikan segar yaitu dengan rata-rata 3,2 cfu/g. coliform paling tinggi terdapat pada tahap ikan segar yaitu 129 mpn/g dan paling rendah yaitu 3 mpn/g. dari penelitian ini dapat disimpulkan angka lempeng total mikroba tidak melebihi standar sni 7288:2009 dan coliform melebihi angka standar sni 7388:2009.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANGKA LEMPENG TOTAL MIKROBA DAN COLIFORM PADA TAHAP PENGOLAHAN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) TANPA DURI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL ULVA LACTUCA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) (HALIMAH ADI NINGSIH, 2019)
Abstract
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK PENGERING IKAN BANDENG PADA ALAT PENGERING BERBAHAN BAKAR GAS (Muhammad Thaib Hasan, 2025)