Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan inflasi dan pengangguran di kabupaten pidie dan untuk mengetahui pengaruh inflasi terhadap tingkat pengangguran di kabupaten pidie. data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait seperti badan pusat statistik, badan pembangunan daerah, dan kantor-kantor lainnya serta dari berbagai sumber dan literatur lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini. data yang digunakan adalah data tahun 1996-2006 yang meliputi variabel pengangguran dan variabel inflasi. dari hasil penelitian diperoleh rata-rata perkembangan inflasi di kabupaten pidie 16,75 persen, dan rata-rata perkembangan pengangguran sebesar 2.022 jiwa dari hasil penelitian di peroleh persamaan akhir estimasi yaitu sebagai berikut un = 9.051,79- 667,046inf. konstanta sebesar 9.051,79 artinya apabila variabel inflasi dianggap konstant maka jumlah pengangguran di kabupaten pidie sebesar 9.051,79 jiwa apabila terjadinya kenaikan inflasi sebesar 1 persen maka akan berpengaruh terhadap menurunnya jumlah pengangguran di kabupaten pidie sebesar 667 jiwa dengan asumsi variabel lainnya yang berpengaruh terhadap tingkat pengangguran dianggap tetap. koefisien determinan (r2) adjusted bernilai 0,393 menunjukkan bahwa variabel inflasi berpengaruh terhadap jumlah pengangguran di kabupaten pidie sebesar 39,3 persen sedangkan sisanya 60,7 persen dipengaruhi oleh variabel lainnya diluar model penelitian ini. berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka disarankan kepada pemerintah supaya mampu mengendalikan inflasi dimana nilai inflasinya terukur sehingga demikian tingkat pengangguran akan berkurang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PENGARUH INFLASI TERHADAP PENGANGGURAN DI KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : DETERMINAN PENGANGGURAN DI INDONESIA: INFLASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (ALVIN ANSARI, 2025)
Abstract
Baca Juga : INFLASI DAN PENGANGGURAN DI NEGARA-NEGARA KAWASAN ASIA TENGGARA: PENDEKATAN KURVA PHILLIPS (Malia, 2018)