Gambir (uncaria gambir roxb.) mengandung tanin yang dapat dimanfaatkan sebagai zat pewarna dan bersifat sensitif terhadap kondisi lingkungannya, seperti ph dan suhu. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan sifat biosensor pada indikator warna tipe jel dengan konsentrasi bubuk tanin yang berbeda pada kondisi ph dan penyimpanan yang berbeda serta mengetahui kinerja biosensor pada indikator warna tipe jel pada smart packaging ketika diaplikasikan pada fillet ikan. bubuk tanin gambir ditambahkan dalam larutan agar dan pati sebanyak 1%, 3% dan 5%. bubuk gambir dan indikator warna tipe jel mengandung tanin yang ditandai dari spektra ft-ir dengan adanya gugus –c=c pada bilangan gelombang 1517-1519 cm-1. indikator warna tipe jel ketika disimpan pada 3 kondisi yang berbeda (paparan sinar matahari, suhu ruang dan suhu 5-7oc) selama 10 hari mengalami kenaikan dan penurunan nilai koefisien red-green-blue (rgb). indikator warna tipe jel konsentrasi tanin 1% ketika diberi perlakuan ph mengalami penurunan nilai koefisien rgb pada ph 3 sampai 4, sedangkan indikator warna tipe jel dengan konsentrasi tanin 3% dan 5% mengalami kenaikan nilai koefisien rgb pada ph 3 sampai 5. nilai koefisien rgb indikator warna tipe jel ketika diaplikasikan pada fillet ikan yang disimpan selama 5 hari pada suhu 5-7oc menurun dangan penurunan nilai ph fillet ikan, dan sebaliknya, namun nilai total volatile based nitrogen (tvbn) fillet ikan mengalami peningkatan seiring lamanya waktu penyimpanan. kata kunci : gambir, tanin, perubahan warna, smart packaging, fillet ikan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMBUATAN INDIKATOR WARNA TIPE JEL BERBASIS TANIN GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB) SEBAGAI BIOSENSOR PADA PENYIMPANAN FILLET IKAN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK DAUN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) DAN GAMBIR (UNCARIA GAMBIR ROXB.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI (Naufridawati, 2022)
Abstract
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK TANIN DAN KATEKIN DARI GAMBIR DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 25.000 TON/TAHUN (M. Ichsan Ghozali, 2019)