poligami yang dilakukan orang tua memiliki pandangan dan dampak terhadap psikologis bagi keluarga dan anak, baik secara positif maupun negatif. dampak yang ditimbulkan biasanya lebih cenderung adalah ibu dan anak.. penelitian yang berjudul "dampak poligami terhadap kondisi psikologis anak" ini untuk mengetahui bagaimana pandangan anak terhadap orang tuanya yang berpoligami dan dampak poligami terhadap kondisi psikojogis anak. sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 9 orang anak. dari 8 keluarga yang berpoligami di kecamatan matang kuli pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. instrumen yang digunakan adalah wawancara dan observasi. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak dari orang tua berpoligami di kecamatan matang kuli semua menolak poligami karena anak merasa dikhianati oleh orang tuanya. dengan adanya poligami dapat mengganggu kondisi psikologis anak. poligami bisa membuat anak menjadi lebih mandiri, bijaksana dan dewasa dalam befikir. anak mengatakan bisa saja menerima poligami jika orang tuanya dapat berlaku adil terhadap 2 keluarga baik dari segi materi, perhatian dan kasih sayang. diharapkan kepada keluarga berpoligami supaya memperhatikan kondisi psikologis anak sehingga tidak ada anak yang merasa dikhianati dan tidak mendapatkan perhatian serta kasih sayang dari orang tua. kata kunci: dampak poligami, kondisi psikologis anak.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DAMPAK POLIGAMI TERHADAP KONDISI PSIKOLOGIS ANAK (SUATU PENELITIAN PADA ANAK DALAM WILAYAH KECAMATAN MATANG KULI KABUPATEN ACEH UTARA). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PERLINDUNGAN KHUSUS KEPADA ANAK YANG MENGALAMI TRAUMA PSIKOLOGIS AKIBAT JARIMAH PELECEHAN SEKSUAL (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH JANTHO) (SITI KAILA, 2023)