Fusobacterium nucleatum merupakan bakteri basil gram-negatif anaerob obligat yang dominan di rongga mulut. fusobacterium nucleatum dikenal sebagai organisme penghubung antara koloni awal dan koloni akhir bakteri patogenik selama pembentukan plak. fusobacterium nucleatum diyakini menghasilkan sejumlah protein atau enzim selama proses metabolisme untuk mempercepat reaksi fosforilasi glukosa. kultivasi mikroba merupakan metode yang memungkinkan untuk menganaisis metabolisme mikroorganisme. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuantitas titer whole protein fusobacterium nucleatum atcc 25586 terkait dengan daya konsumsi glukosa berdasarkan waktu inkubasi. uji kuantitas titer whole protein fusobacterium nucleatum atcc 25586 dilakukan dengan mengekstrak sel bakteri yang dikultur pada nutrient broth dan dilihat pada spektrofotometri. uji daya konsumsi glukosa pada media plate agar dengan menggunakan metode agar well diffusion berdasarkan waktu inkubasi 24 jam dan 48 jam. jenis penelitian ini adalah true-eksperimental dengan posttest only control group design. konsentrasi glukosa yang diinduksikan pada media kultivasi pada penelitian ini adalah 2%, 1%, 0.75%, 0.5%, dan 0.25%. hasil penelitian diperoleh yaitu terdapat perbedaan kuantitas titer whole protein fusobacterium nucleatum atcc 25586 terkait dengan daya konsumsi glukosa berdasarkan waktu inkubasi yang dilakukan secara in-vitro. disimpulkan bahwa variasi jumlah titer whole protein yang diekspresikan bakteri selama pemanfaatan glukosa kemungkinan mengandung sejumlah enzim yang mempercepat proses terjadinya glikolisis glukosa seperti glukokinase. kemampuan bakteri dalam proses glikolisis glukosa pada konsentrasi tertentu, ini dibuktikan dalam indekss konsumsi glukosa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KUANTITAS TITER WHOLE PROTEIN FUSOBACTERIUM NUCLEATUM ATCC 25586 TERKAIT DENGAN DAYA KONSUMSI GLUKOSA BERDASARKAN WAKTU INKUBASI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : KAJIAN INDEKS BIOMASSA FUSOBACTERIUM NUCLEATUM SETELAH INTERAKSI DENGAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) (BERDASARKAN KONSENTRASI, WAKTU INKUBASI, DAN PH) (HUSNA FADLIZA ELRAWY, 2020)