Pemerintah indonesia melalui kementerian esdm menargetkan kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan (ebt) pada tahun 2021 harus mencapai 12 gw. saat ini, total pembangkit listrik ebt hanya mencapai 10 gw. kondisi ketersediaan energi fosil yang semakin menipis menjadikan pembangkit listrik ebt merupakan satu-satunya alternatif untuk mengantisipasi krisis energi. dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, kebutuhan energi pun semakin banyak. pembangkit-pembangkit terdistribusi (dg) menjadi salah satu solusi dalam pembangkitan energi listrik. pembangkit listrik yang memiliki kapasitas pembangkitan yang besar selalu terletak jauh dari beban dan melewati saluran transmisi yang panjang. beberapa dampak yang dihasilkan yaitu naiknya nilai rugi-rugi daya dan menurunnya profil tegangan. perlunya dilakukan pembangkitan terdistribusi kepada konsumen agar permintaan konsumsi listrik dapat dipenuhi. dengan adanya dg yang diletakkan dalam sebuah sistem distribusi tentunya akan berpengaruh besar dalam peningkatan kualitas daya yang dialirkan kepada konsumen. dari hasil analisa, penginjeksian dg ke jaringan distribusi penyulang unsyiah memiliki dampak yang cukup baik dengan menurunnya rugi-rugi daya sebesar 34,35% dan mampu memperbaiki profil tegangan dengan cukup pesat di titik yang terletak jauh dari gardu hubung. kata kuci: distributed generation (dg), energi terbarukan, jaringan distribusi, profil tegangan, rugi-rugi daya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI PENGARUH DISTRIBUTED GENERATION TERHADAP RUGI-RUGI DAYA DAN TEGANGAN PADA PENYULANG UNSYIAH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS RUGI - RUGI DAYA PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH DAN JARINGAN TEGANGAN RENDAH PADA PENYULANG RNBLANG BINTANG RAYON LAMBARO CABANG BANDA ACEH (Riza Mursal, 2014)