Abstrak peranan baja pada kehidupan manusia sangat penting hampir disetiap aspek diperlukan, pada penelitian ini penggunaannya secara spesifik digolongkan kepada perkakas potong yaitu parang, karena penggunaan parang secara umum tidak terpisahkan dengan kehidupan manusia. maka sudah sepatutnya diketahui tingkat ketangguhan dari parang tersebut. salah satu cara untuk mengetahui ketangguhan dari parang adalah dengan cara melakukan berbagai pengujian. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan sifat fisik serta sifat mekanik pada dua parang yang berbeda sumber produksi, dan membandingkan hasil dari kedua parang, parang yang dibandingkan adalah yang digunakan oleh masyarakat dan dibeli pada pengrajin parang tersebut. pada umumnya bahan yang digunakan untuk pembuatan parang adalah pegas daun, merupakan jenis baja karbon tinggi. pada pengujian ini dilakukan pengamatan struktur mikro dengan menggunakan mikroskop optic olympus, uji mekanik meliputi uji kekerasan dengan menggunakan metode rockwell serta melakukan pengujian heat treatment. nilai kekerasan parang sebelum proses heat treatment a 65.6 hrd, b 65.3 hrd, setelah heat treatment a 68.4 hrd, b 66.8 hrd dan setelah tempering kekerasan menjadi a 65.0 hrd, b 65.1 hrd. kemudian dapat disimpulkan setelah dilakukan proses heat treatment nilai kekerasan meningkat, dan hasil pengamatan strukturmikro terbentuknya struktur yang merata dan halus. kata kunci : karakteristik, sifat mekanik, heat treatment, pegas daun.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO DUA HASIL PRODUKSI PANDAI BESI BERBEDA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO DUA HASIL PRODUKSI PANDAI BESI BERBEDA (Alfian Rinaldi, 2021)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KADAR LOGAM BERAT ARSEN (AS) DAN HARA MIKRO BESI (FE) DALAM PUPUK ORGANIK DENGAN METODE SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) (Rina Ika Octaviana, 2017)