Ekstrak daging buah jamblang sebagai inhibitor korosi baja karbon rendah dalam larutan nacl maidi 1504102010087 program studi teknik mesin, jurusan teknik mesin dan industri, fakultas teknik universitas syiah kuala abstrak inhibitor merupakan suatu zat yang apabila ditambahkan kedalam suatu lingkungan dapat menurunkan laju korosi yang terjadi pada lingkungan tersebut terhadap suatu logam didalamnya. buah jamblang dapat dikembangkan menjadi inhibitor korosi baja karbon rendah karena mengandung senyawa flavanoid yang berfungsi sebagai antioksidan. penelitian ini bertujuan untuk memperoleh laju korosi menggunakan tambahan ekstrak daging buah jamblang untuk baja karbon rendah yang direndam dalam larutan 3,5% nacl dihitung secara kehilangan berat. pada setiap wadah diberi variasi ekstrak yang berbeda yaitu 0 mg/l, 3 mg/l, 5 mg/l dan 8 mg/l. spesimen yang digunakan panjang 22 mm, lebar 20 mm, dan tebal 3 mm. waktu penelitian yang dilakukan selama 25 hari. pengambilan data yang dilakukan dengan cara mengambil semua spesimen dari wadah nacl masing-masing, kemudian dibersihkan dan ditimbang untuk mengetahui kehilangan beratnya. hasil menunjukkan bahwa laju korosi terendah didapat pada wadah 5 mg/l, dengan rata-rata laju korosi sebesar 44,574 ????????/tahun. hasil eksperimen menunjukkan bahwa ekstrak daging buah jamblang mempengaruhi laju korosi, sehingga elektron yang dilepaskan pada baja tersebut dapat disuplai kembali dengan menggunakan ekstrak daging buah jamblang. kata kunci: inhibitor korosi, ekstrak buah jamblang, larutan nacl, baja karbon rendah.?
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EKSTRAK DAGING BUAH JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON RENDAH DALAM LARUTAN NACL. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH INHIBITOR ALAMI EKSTRAK BUAH JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP LAJU KOROSI BAJA KARBON RENDAH DALAM LARUTAN HCL. (MUHAMMAD RIFKY FARHAN, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH EKSTRAK BUAH JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SEBAGAI PENYEBAB KANDIDIASIS RONGGA MULUT SECARA IN VITRO (FITRI YUNITA SARI, 2015)