Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
MUHAMMAD SABRI, KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLENE SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKAR PERTAMAX TERHADAP PRESTASI MESIN BENSIN PADA PUTARAN TINGGI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Sampah plastik adalah salah satu penyebab pencemaran lingkungan karena memerlukan waktu yang sangat lama untuk terurai, sehingga dibutuhkan suatu metode yang tepat untuk menanganinya. perkembangan cara penanganan sampah plastik yang saat ini sedang banyak diteliti adalah dengan mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi mesin bensin berupa daya, konsumsi bahan bakar spesifik, dan efisiensi termal pada beban 1000 watt menggunakan campuran minyak sampah plastik dengan pertamax. variasi yang digunakan pada penelitian ini adalah campuran mp-10, mp-20 dan mp-30. pengujian pertama dilakukan menggunakan pertamax lalu dilanjutkan dengan tiga variasi bahan bakar campuran mp-10, mp-20 dan mp-30. hasil pengujian untuk putaran yang sama yaitu 1500 rpm sampai 3000 rpm, mesin dengan menggunakan bahan bakar campuran mp-10 menghasilkan daya mesin rata-rata 1,4216 kw, konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata 0,4264 kg/kwh, dan efisiensi termal rata-rata 14,19%, kemudian mesin dengan menggunakan bahan bakar campuran mp-20 menghasilkan daya mesin rata-rata 1,2778 kw, konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata 0,5437 kg/kwh, dan efisiensi termal rata-rata 11,16%, kemudian mesin dengan menggunakan bahan bakar mp-30 menghasilkan daya mesin rata-rata 1,1584 kw, konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata 0,7181 kg/kwh, dan efisiensi termal rata-rata 8,40%, sedangkan menggunakan pertamax murni tanpa campuran menghasilkan daya mesin rata-rata 1,5478 kw, konsumsi bahan bakar spesifik rata-rata 0,3108 kg/kwh, dan efisiensi termal rata-rata 19,1%. penggunaan bahan bakar mp-10 pada putaran mesin 1500 rpm sampai 2000 rpm telah menghasilkan peningkatan daya tertinggi dengan peningkatan daya sebesar 72,78% yaitu dari 0,7521 kw menjadi 1,2995 kw, kemudian menghasilkan penurunan konsumsi bahan bakar spesifik tertinggi sebesar 34,32% yaitu dari 0,5518 kg/kwh menjadi 0,3624 kg/kwh, dan juga peningkatan efisiensi termal tertinggi yaitu dari 10,68% menjadi 16,25%.



Abstract



    SERVICES DESK