Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Chairul Fajri, ANALISIS AKSES PETANI TERHADAP SARANA PRODUKSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI KABUPATEN ACEH JAYA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2013

Usahatani merupakan subsistem yang perting karena pada subsistem ini akan diperoleh produksi pertanian yang dapat dikonsumsi untuk pemenuhan kebutuhan pangan penduduk atau dijadikan sebagai baban baku bagi industri pengolahan hasil pertanian atau sebagai sumber energi altematif (bioenergi). penelitian ini dilakukan di kabupaten aceh jaya di kecamatan sampoiniet dan kecamatan setia bhakti dengan objek penelitian adalah petani padi sawah yang tergabung dalam kelompok tani. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat akses petani terhadap sarana produksi dan pengaruhnya terhadap tingkat produksi serta mengetahui masalah-masalah yang dihadapi petani dalam ketersediaan sarana produksi. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik multistage sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan daerah populasi. tehnik pengumpulan data dilakukan dengan data primer dan data sekunder. sedangkan untuk metode analisis menggunakan metode deskriptif dan metode regresi linier berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa akses petani padi sawah terhadap sarana produksi di daerah penelitian relatif rendah hal ini terlihat dari jarak tempuh yang jauh, harga di atas harga eceran tertinggi (het) dan jumlah sarana produksi yang tidak sesuai antara alokasi dan realisasi. terdapat hubungan yang signifikan antara sarana produksi dengan tingkat produksi padi sawah di daerah penelitian, hal ini terlihat dari f hitung > f tabel yang memperlihatkan bahwa jumlah pupuk, jumlah benih dan harga benih secara bersama-sama berpengaruh terhadap tingkat produksi padi sawah di kabupaten aceh jaya. terdapat beberapa masalah yang masih dihadapi petani dalam ketersediaan sarana produksi yakni, waktu pemasokan yang terlambat pada saat musim tanam tiba, jumlah yang terealisasi tak sesuai dengan alokasi, harga di atas het dan tidak adanya kios pengecer resmi di kedua kecamatan tersebut, sehingga petani harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk memperoleh sarana produksi. kata kunci : akses, sarana produksi, tingkat produksi, usahatani padi sawah



Abstract



    SERVICES DESK