Prarancangan pabrik fenol formaldehida dengan menggunakan bahan baku fenol dan formaldehida ini didirikan atas dasar memenuhi kebutuhan resin fenol formaldehida yang terus mengalami peningkatan. proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan melibatkan tiga tahapan proses secara garis besar, yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap reaksi dan tahap pemurnian produk. kapasitas produksi pabrik fenol formaldehida ini 19.000 ton pertahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. direncanakan bentuk perusahaan menggunakan perseroan terbatas (pt) dan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. tanaga kerja yang dibutuhkan untuk mengoperasikan perusahaan ini berjumlah 142 orang dengan lokasi pabrik yang direncanakan di cilegon, banten. sumber air untuk pabrik fenol formaldehida ini berasal dari sungai cidanau dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan daya 427,57 kw. hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1. fixed capital investment (fci) = rp 479.037.020.777 2. total production cost (tpc) = rp 575.549.550.264 3. depresiasi = rp 4.800.364.457 4. laba bersih/keuntungan = rp 121.661.317.602 5. rate of return (ror) = 20,32 % 6. pay out time (pot) = 4 tahun 8 bulan 10 hari 7. break event point (bep) = 38,6% 8. internal rate of return (irr) = 16,1% berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik fenol formaldehida ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PRARANCANGAN PABRIK RESIN FENOL FORMALDEHID DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 19.000 TON/TAHUN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK FORMALDEHID DARI METANOL DAN UDARA MENGGUNAKAN PROSES METAL OXYDE CATALYST DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 30.000 TON/TAHUN (Cut Meutia Narita Devi, 2016)
Abstract
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK HEXAMINE DARI FORMALDEHID DAN AMONIA DENGAN PROSES AGF LEFEBVRE DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 23.000 TON/TAHUN (Muhammad Fadli, 2019)