Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Irwan Sofyan, PROSPEK PENGEMBANGAN USAHATANI JAHE DI DESA LAMPAYA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Irwan sofyan "prospek pengembangan usabatani jabe di desa lampaya kecamatan lhoknga kabupaten aceh besar" di bawah bimbingan ibu cut faradilla. sp. m.si. sebagai pembimbing utama dan bapak dr. ir. azhar muslim, m.s sebagai pembimbing kedua. salah satu komoditi pertanian yang kini sedang dikembangkan adalah jahe (zingiber officinalis) dimana komoditi ini ternyata memiliki prospck yang cukup cerah dan produktif untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan petani, sehingga merupakan hal yang menarik untuk diteliti. penelitian ini bertujuan untuk mengadakan kajian dan analisis kelayakan usaha dari aspek finansial pada tanaman jahe di desa lampaya kecamatan lhoknga kabupaten aceh besar. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey. data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara langsung dengan responden, dara tersebut kemudian dipindahkan dalam bentuk tabulasi yang sesuai dengan kebutuhan analisa. data skunder diperoleh dari studi kepustakaan, instansi• instansi pemerintahan, jurnal-jurnal dan dari studi kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian. model analisis yang digunakan adalah analisis finansial. analisis finansial digunakan untuk mendapatkan gambaran tingkat kelayakan ushatani. layak tidaknya usaha tersebut dijalankan dari sisi keuangan biasanya dapat diketahui dari benefit cost ratio (bic) yang dihitung berdasarkan keahlian evaluasi proyek. nilai b/c lebih besar dari i maka usaha yang direncanakan layak untuk dilaksanakan. selain b/c ratio, juga di gunakan kriteria investasi break event point (bep). bep merupakan saat dimana total penghasilan yang di terima sa.m a dengan pembiayaan total. dari analisis kelayakan net 8/c ratio diperoleh 2, ini berarti sesuai dengan hipotesis, dimana jika net b/c ratio lebih besar dari satu,maka layak di usahakan. jadi setiap penerimaan biaya rp 1 akan memberikan keuntungan sebesar rp 2, ini berarti usahatani jahe ini layak untuk dilaksanakan dan menguntungkan.dari hasil analisis kelayakan bep, usahatani jahe di daerah penelitian mencapai titik impas (bep) atau suatu titik tidak untung dan tidak rugi pada saat produksi jahe mencapai 16.553 kg/ha dan harga jahe sebesar rp 2.044/kg.



Abstract



    SERVICES DESK