Tanaman nilam (pogostemon cablin benth) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang cukup penting bagi indonesia karena dapat menyumbang devisa sekitar 60 % dari total ekspor minyak atsiri nasional. saat ini, indonesia memasok hingga 90 % kebutuhan minyak nilam dunia. sehingga banyak para pedagang yang menghalalkan berbagai cara demi keuntungan yang lebih termasuk dengan pemalsuan terhadap minyak nilam sendiri.. pendeteksian pemalsuan minyak nilam yang cepat dan efisien dapat diwujudkan dengan teknologi near infrared reflectance spectroscopy (nirs) sebagai cara untuk mendeteksi keaslian dari minyak nilam. penelitian ini bertujuan untuk membangun metode klasifikasi minyak nilam dan minyak keruing menggunakan metode quadratic dan linear dalam linear discriminant analysis (lda) dan menggunakan pretreatment first derivative (d1) dan mean nomalization (mn). penelitian ini menggunakan minyak nilam dalam bentuk crude oil dan minyak keruing yang didapatkan dari petani, kedua minyak ini diberikan berbagai variasi perlakuan. pengukuran spektrum minyak nilam dan minyak keruing menggunakan self developed ft-ir iptek t-1516 dengan konfigurasi alur kerja alat (workflow) yang dibangun dengan menggunakan perangkat lunak terintegrasi thermo integration®. workflow dibuat untuk mengatur alat agar bekerja untuk mengakuisisi spektrum diffiuse reflectance sampel, lalu dirata-ratakan hasilnya dan disimpan hasil pemindaiannya dalam bentuk tiga file yaitu *.spa. dan *.csv. selang gelombang yang digunakan pada penelitian ini antara 1000 nm - 2500 nm. selanjutnya data spektrum diolah menggunakan unscrambler software® x version 10.5. hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) spektrum minyak nilam murni dan minyak keruing memiliki tipikal yang berbeda pada panjang gelombang 2100-1990 nm yang menandakan puncak r-oh dimana puncak ini hanya dimiliki oleh minyak nilam. . (2) analisis karakteristik spektrum minyak didapatkan 1 puncak diidentifikasi sebagai protein, 2 puncak sebagai patchouli alcohol. 2 puncak sebagai kadar air, dan 3 puncak sebagai lemak. (3) model lda (linear discriminant analysis) metode quadratic terbukti lebih baik dibandingkan metode linear untuk raw spectrum maupun pretreatment spectrum. (4) pretreatment first derivative (d-1) terbukti sebagai pretreatment terbaik diantara yang lainnya karena mampu meningkatkan nilai akurasi pada model lda metode linear dan model lda metode quadratic.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
APLIKASI TEKNOLOGI NIRS UNTUK PENDUGAAN KEASLIAN MINYAK NILAM YANG DICAMPUR MINYAK KERUING DENGAN METODE LDA (LINEAR DISCRIMINANT ANALYSIS). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : MODEL KLASIFIKASI PEMALSUAN (ADULTERATION) MINYAK NILAM OLEH MINYAK KERUING (GURJUN BALSAM) DAN MINYAK JARAK (CASTOR OIL) MENGGUNAKAN SPEKTRUM IOT NEAR INFRARED (NIR) DENGAN ANALISIS KEMOMETRI (VATTANY AL-ASRA IMRAN, 2022)
Abstract
Baca Juga : KLASIFIKASI KEMOMETRI AKIBAT PENAMBAHAN ADSORBEN TERHADAP MINYAK NILAM ACEH BARAT DAYA MENGGUNAKAN SPEKTRUM IOT NIR DAN FTIR (MAIDA ULFA, 2022)