Riza mustika, analisis finansial gula merah tebu pada perusahaan agroiodustri di kecamatan ketol kabupaten aceh tengah" di bawah bimbingan bapak dr. ir. fajri jakfar, m.sc sebagai pembimbing utama dan ibu nita sari tarigan, sp, m.si sebagai pembimbing kedua, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah usaha gula merah tebu pada perusahaan agroindustri di kecamatan ketol kabupaten aceh tengah berdasarkan analisis finansial layak diusahakan dan dikembangkan. produksi gula yang dihasilkan dalam usaha agroindustri pengolahan gula merah tebu di kecamatan ketol kabupaten aceh tengah terbagi pada 3 tingkat kelas gula, yaitu gula lose, gula satu, dan gula barang. adapun produksi gula lose yg dihasilkan sebanyak 15.494,97 kg per tahun, gula satu 4.789,35 per tahun dan gula barang 7.888,35 per tahun, dan total produksi keseluruhan 28.172,66 per tahun dengan harga gula lose rp. 6020/kg, gula satu 5520/kg, dan gula barang rp5.000/kg. adapun nilai produksi yang dihasilkan pada usaha agroindustri pengolahan gula merah tebu di kecamatan ketol kabupaten aceh tengah dengan rincian nilai gula lose sebesar rp. 93.279.690,50 per tahun sedangkan gula satu sebesar rp. 26.437.227,90 per tahun dan gula barang sebesar rp. 39.441.729,60 per tahun. serta jumlah nilai produksi keseluruhan sebesar rp. 159.158.648,00 per tahun. berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh nilai kriteria investasi pada usaha industri pengolahan gula merab tebu (gmt) di kecamatan ketol kabupaten aceh tengah sebagai berikut : a.net present value (npv) : rp. 93.147.118,69 b. internal rate of ritumn (irr : 31,79% per tahun c. net benefit cost ratio (net b/c ratio) d. break event point (bep): 5 tahun 2 bulan 8 hari. berdasarkan hasil analisa diatas, maka dapat disimpulkan bahwa agroindustri pengolahan gula merah tebu layak untuk di laksanakan dan dikembangkan usahanya. hal ini berdasarkan nilai npv > 0 yaitu rp.93.147.118,69.- yang berarti penerimaan (benefit) yang diterima lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. irr = 31,79% per tahun, yang berarti irr > dari suku bunga bank yang berlaku yaitu sebesar 18 %. net b/c ratio = 1,54 yang berarti net bic > 1 dan bep terjadi pada saat industri pengolahan gula merah tebu selama 5 tahun 2 bulan 8 hari.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FINANSIAL USAHA AGROINDUSTRI PENGOLAHAN GULA MERAH TEBU DI KECAMATAN KETOL KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS RANTAI NILAI DAN DAYA SAING GULA MERAH TEBU DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Bagio, 2016)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KESEJAHTERAAN PETANI TEBU DI KECAMATAN KETOL KABUPATEN ACEH TENGAH (Muhammad Furqan, 2025)