Selulosa memegang peranan penting dalam siklus karbon di alam dan merupakan senyawa terbesar. penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengkarakterisasi dan untuk melihat kemampuan aktinobakteri yang mampu menghasilkan enzim selulase. metode pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling pada titik saluran keluar kolam aerasi instalasi pengolahan air limbah (ipal) asal stasiun limbah minyak kelapa sawit pt. teupin lada. isolasi aktinobakteri dilakukan pada media humic acid vitamin b agar (hva), karakterisasi morfologi dengan menggunakan media yeast malt agar (yma), yeast starch agar (ysa), oatmeal agar (oa), karakterisasi mikroskopis aktinobakteri menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 10 x 40. hasil isolasi aktinobakteri yang diperoleh sebanyak delapan isolat. dari delapan isolat yang didapatkan, 7 diantaranya mampu menghasilkan enzim selulase yang diukur berdasarkan zona bening yang terbentuk pada uji congo red pada substrat carboxymethil cellulose (cmc). zona bening isolat atls-01 sebesar 19,5 mm, atls-02 sebesar 17,3 mm, atls-03 sebesar 12,2 mm, atls-05 sebesar 46,9 mm, atls-06 sebesar 8,0 mm, isolat atls-07 sebesar 18,4 mm, dan atls-08 sebesar 18,6 mm, serta satu isolat tidak menunjukkan adanya zona bening. nilai indeks selulolitik (is) tertinggi diperoleh dari isolat atls-05 yaitu 8,38 mm. kata kunci : aktinobakteri, selulase, limbah cair, kelapa sawit, congo red
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ENZIM SELULASE AKTINOBAKTERI ASAL LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT TERHADAP PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL (Amiruddin, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PAPARAN LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT PADA KONSENTRASI KRONIK TERHADAP PERNAPASAN IKAN ZEBRA (DANIO RERIO) (Ihdina Alfi Admaja Nasution, 2024)