Terjadi peningkatan jumlah lansia di indonesia menandakan adanya perubahan secara alamiah yang disebut sebagai proses penuaan. salah satu yang menjadi hal penting adalah fungsi kognitif yang dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik. penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penurunan fungsi kognitif lebih banyak terjadi pada lansia yang memiliki aktivitas fisik yang rendah dibandingkan yang tinggi. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan skor mini mental state examination (mmse) di kecamatan ulee kareng kota banda aceh. skor mmse yang menunjukkan tingkat fungsi kognitif individu akan dijadikan salah satu variabel. penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. sampel yang digunakan adalah lansia dengan rentan usia 60-69 tahun yang diambil menggunakan metode simple random sampling dan total sampling. penelitian ini menggunakan kuesioner standar baku mmse dan gpaq. hasil penelitian dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). terdapat skor mmse kategori probable pada lanisa dengan aktivtas ringan (16 responden), aktivitas sedang (26 responden) dan aktivitas berat (3 responden). terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan skor mmse pada lansia di kecamatan ulee kareng kota banda aceh tahun 2020 (p=0,001).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN SKOR MINI MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE) PADA LANSIA DI KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FUNGSI KOGNITIF USIA LANJUT DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Zahriani Ulfa, 2023)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH SENAM OTAK TERHADAP PERBAIKAN NILAI MMSE PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH (IKKEL PASMAWITA SISKA, 2018)