Abstrak telah dilakukan penelitian tentang perbandingan model resistivitas yang dihasilkan dari inversi 2d data magnetotellurik, mode te, mode tm dan mode te+tm pada zona sesar sumatera segmen aceh. alat yang digunakan pada penelitian ini adalah magnetotellurik unit (mtu-5a) pada range frekuensi 0.86-320 hz. pengukuran dilakukan pada 2 lintasan yang memotong jalur sesar sumatera masing-masing sepanjang 88 km dan 117 km. data yang diukur berupa dua komponen medan lisrik dan tiga komponen medan magnetik. nilai resistivitas semu dan phase yang terukur dijadikan sebagai input untuk pemodelan dengan menggunakan code mt2dinv (yi, 2003). hasil dari penelitian ini didapat bahwa pada mode te area yang konduktif terlihat dengan jelas, berbeda dengan hasil pada mode tm, dimana pada mode ini area yang resistif yang terlihat jelas. sedangkan untuk mode te+tm area konduktif dan resistif kedua-duanya dapat telihat dengan jelas. untuk menginterpretasikan keberadaan sesar sumatera hasil dari mode te dan mode te+tm cocok digunakan, karena sesar sumatera berada pada area yang konduktif. kata kunci : resistivitas, sesar sumatera, magnetotellurik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN MODEL RESISTIVITAS YANG DIHASILKAN DARI INVERSI 2D DATA MT MODE TE, MODE TM DAN MODE TE+TM (STUDI KASUS PADA SESAR SUMATERA SEGMEN ACEH). Banda Aceh Fakultas mipa,2013
Baca Juga : INTERPRETASI 2D DATA PENGUKURAN VLF (TILT- MODE DAN RESISTIVITY-MODE) DL HUTAN KOTA BNI, DESA TIBANG, KECAMATAN SYIAH KUALA, BANDA ACEH (Masri Mauliani, 2022)
Abstract
Baca Juga : ROTASI DATA 2 DIMENSI IMPEDANSI TENSOR MAGNETOTELLURIK UNTUK PENENTUAN GEOELECTRICAL STRIKE (Chintya Putrianda, 2019)