Perubahan iklim dari sektor pertanian adalah kerusakan (degradasi), infrastruktur pertanian, penurunan produksi dan produktivitas tanaman pangan, yang bisa mengakibatkan ancaman kerentanan dan kerawanan pangan bahkan kemiskinan. berdasarkan data cuaca iklim di kabupaten aceh besar tahun 2016 – 2019. setiap tahun mengalami peningkatan suhu dengan rata-rata peningkatam suhu 1,5%. suhu tertinggi terjadi di tahun 2019 sebesar 37,2 0c. akibat dari perubahan iklim petani mengalami kerugian dengan terjadinya kekeringan di wilayah kabupaten aceh besar. salah satu daerah yang terkena dengan variabilitas iklim dan dapat diidentifkasi tingkat kerentanan serta daya lentingnya adalah kabupaten aceh besar. aceh besar merupakan salah satu daerah penghasil padi terbesar di provinsi aceh. kecamatan di kabupaten aceh besar yang merupakan lokasi sentral produksi padi yaitu blang bintang dan montasik dengan letak geografis yang berdekatan. kecamatan blang bintang merupakan wilayah yang jauh dari mata air, hanya memanfaatkan irigasi desa, sedangkan kecamatan montasik berdekatan dengan sumber air. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan (livelihood vulnerability index), risiko, dan strategi adaptasi rumah tangga petani yang mengalami dampak perubahan iklim di kecamatan blang bintang dan kecamatan montasik kabupaten aceh besar. metode analisis penelitian ini adalah a) analisis deskriptif untuk mengidentifikasi dampak apa saja yang dirasakan oleh rumah tangga petani padi akibat adanya kekeringan; b) analisis usahatani untuk mengestimasi pendapatan rumah tangga petani padi; c) metode loss of earnings untuk mengestimasi perubahan pendapatan setelah adanya bencana kekeringan; d) analisis livelihood vulnerability index (lvi) untuk mengetahui kerentanan dan resiliesi rumahtangga petani dalam menghadapi perubahan iklim. indeks kerentanan yang diperoleh dari hasil perhitungan lvi - ipcc pada katagori kerentanan diperoleh bahwa; a) kecamatan montasik lebih rentan terhadap kekeringan; b) kecamatan blang bintang lebih sensitif terhadap kerentanan, dan; c) kecamatan blang bintang dan montasik memiliki kapasitas adaptif yang sama dalam peyesuaian diri terhadap perubahan iklim yang terjadi. risiko perubahan iklim yang dirasakan petani adalah penurunan produksi, mengalami gagal panen, sering terjadi kekeringan, lahan pertanian semakin kering, lahan sulit diolah, volume sumber air menurun, dan mewabahnya opt. risiko paling tinggi yang dialami petani di daerah blang bintang dan montasik adalah kekeringan semakin sering, dengan nilai persentase 80% dan 88%. strategi adaptasi yang dilakukan petani terhadap perubahan iklim adalah dengan beralih system pertanian organik, usaha tani hemat air, tumpang sari, melakukan pergiliran tanaman, menanam varetas tahan kering, dan memlihara saluran irigasi. strategi yang paling banyak dilakukan petani di kecamatan blang bintang melakukan pergiliran tanaman dan menanam varietas tahan kering, sedangkan di kecamatan montasik petani lebih banyak melakukan pergiliran tanaman.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS INDEKS KERENTANAN (LIVELIHOOD VULNERABILITY INDEX) RUMAH TANGGA PETANI PADI AKIBAT PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN BLANG BINTANG DAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : ANALISIS TINGKAT BAHAYA, KERENTANAN DAN RISIKO PERUBAHAN IKLIM PADA PETANI PADI DI KABUPATEN ACEH UTARA (Irham Maulana, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KERENTANAN GEOMORFOLOGI PESISIR ACEH JAYA WILAYAH TIMUR (RIFQHI HILAL AMRI, 2025)