Latar belakang: croup adalah suatu penyakit respiratorik pada anak dengan karakteristik batuk menggonggong, suara serak, dan stridor pernapasan. croup umumnya disebabkan oleh infeksi virus parainfluenza. croup merupakan penyebab utama distres pernapasan pada anak. penggunaan kortikosteroid dalam penatalaksaan croup dapat membantu memperbaiki kondisi klinis anak. tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, dosis, dan jalur pemberian kortikosteroid yang efektif dalam penatalaksaan croup pada anak. metode: scoping review dilakukan dengan pencarian literatur pada database pubmed, sciencedirect, springerlink, cochrane library, dan pencarian manual dengan rentang waktu publikasi 01 januari 2000 hingga 30 juni 2020. hasil: deksametason merupakan jenis yang paling umum digunakan karena efektivitas terapi dan temuan luaran klinis yang lebih baik pada anak dengan croup derajat ringan, sedang, dan berat. dosis rendah kortkosteroid memberikan respon terapi yang ekual dengan dosis yang lebih besar. penambahan dosis tidak memberikan manfaat terapi yang lebih baik. jalur pemberian per-oral dan intramuskular dianjurkan untuk diberikan pada croup derajat ringan-berat. penggunaan jalur nebulasi dan intravena juga efektif dalam menangani croup derajat sedang-berat. kesimpulan: kortikosteroid sebaiknya diberikan untuk menangani croup pada anak. deksametason adalah jenis paling umum digunakan, dosis rendah menunjukkan efektivitas terapi yang sama dengan dosis standar serta jalur per-oral dan intramuskular dapat diberikan pada anak dengan semua derajat croup. kata kunci : scoping review, kortikosteroid, croup, anak.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
SCOPING REVIEW : PENGGUNAAN KORTIKOSTEROID DALAM PENATALAKSANAAN CROUP PADA ANAK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : FAKTOR PENCETUS SERANGAN ASMA: SCOPING REVIEW (NISSA NATSIR MAHMUD, 2022)