Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
MUKSAL AMBIYA, PEMIKIRAN POLITIK HANNAH ARENDT TENTANG TOTALITERISME. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Totaliterisme merupakan ideologi dan bentuk pemerintahan yang berlawanan dengan bentuk pemerintahan demokrasi, dimana totaliterisme memiliki tujuan untuk melakukan kontrol terhadap semua aspek politis manusia. akan tetapi terdapat perdebatan mengenai mekanisme dan konsep totaliterisme oleh para pemikir politik. hannah arendt sebagai salah sartu filsuf politik yang hidup di bawah rezim totaliterisme (nazisme jerman) menuliskan tentang asal-usul totaliterisme, di dalam bukunya “the origin of totaliterism”, arendt menelusuri akar permasalahan totaliterisme, mekanisme totaiterisme, hingga dampak dari realisasi ideologi totaliterisme. adapun tujuan penelitian untuk mengetahui dan menjelaskan pemikiran politik arendt dan pemikiran arendt tentang totaliterisme, serta menjelaskan deferensiasi konsep arendt dan para pemikir lain tentang totaliterisme, sehingga dapat menemukan lokus pemikiran yang solid tentang totaliterisme. penelitian ini bersifat kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif, sumber data yang terdapat di dalam penelitian ini berasal dari berbagai literatur yang meliputi buku, jurnal, dan karya tulis ilmiah lainnya yang memiliki hubungan dengan penelitian. kemudian data yang telah dikumpukan dianalisis dengan 3 metode analasis yakni analisis deskriptif, analisis konten, dan analisis hermeunetik. hasil penelitian menemukan bahwa pemikiran politik arendt sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial dan politik yang terjadi pada zamannya, arendt adalah seorang minoritas yahudi yang tertindas oleh rezim totaliterisme jerman. pemikiran arendt tentang politik merupakan refleksi dan antitesis dari toteliterisme yang terjadi kala itu. pemikiran arendt tentang totaliterisme dimulai dari penyelidikan arendt terhadap antisemitisme dan imperialisme yang dituding arendt sebagai instrumen yang mengawali tumbuh kembangnya totaliterisme, secara umum, konsep totaliterisme arendt dengan pemikir lainnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan. sebagai deferensiasi, arendt tidak menyamakan totaliterisme dengan fasis, tirani ataupun jenis kediktatoran lainya, totaliterisme bagi arendt melampaui fasis, tirani, ataupun pemerintahan diktator. arendt melakukan penekanan tentang “dominasi total” sebagai tujuan utama dari ideologi totaliterisme. kata kunci: pemikiran politik, totaliterisme, hannah arendt



Abstract



    SERVICES DESK